Mengenal Deretan Karoseri Bus di Indonesia, yang Mana Favoritmu? (Bagian 1)

23 Oktober 2021 9:38
·
waktu baca 4 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bus single glass baru dari Laksana berjenis Legacy SR2 Panorama. Foto: dok. Laksana
zoom-in-whitePerbesar
Bus single glass baru dari Laksana berjenis Legacy SR2 Panorama. Foto: dok. Laksana
Perusahaan karoseri jadi salah satu hal penting bagi keberlangsungan perusahaan otobus di Indonesia. Baik itu PO bus AKAP maupun Pariwisata.
Secara fungsi, perusahaan karoseri bertugas untuk membuat bodi dan interior dari sebuah bus, termasuk melengkapi dengan ragam fasilitas penunjang.
Ya, berbeda dengan mobil penumpang, yang mana setiap pembelian kendaraan sudah mencakup sasis, mesin, bodi, interior, dan fitur, pada pembelian bus umumnya hanya mendapatkan sasis dan mesin.
Sementara untuk bodi, interior, dan fasilitas penunjang lainnya, para pemilik bus harus mencari sendiri perusahaan karoseri yang diinginkan.
Saat ini, ada banyak perusahaan karoseri di Indonesia. Semuanya memiliki keunggulan dan ciri khasnya masing-masing.
Nah, bagi Anda yang penasaran, sebenarnya ada banyak perusahaan karoseri bus di Indonesia. Namun pada pembahasan bagian 1 ini, kumparan akan sajikan dahulu 5 karoseri bus di Indoensia.

Laksana

Laksana Ekspor Bus ke Bangladesh. Foto: dok. Laksana
zoom-in-whitePerbesar
Laksana Ekspor Bus ke Bangladesh. Foto: dok. Laksana
Pertama ada perusahaan karoseri asal Unggaran, Semarang, Jawa Tengah, yakni Laksana. Didirikan oleh Yusup Arman pada 1967, Laksana telah menjadi idola bagi para perusahaan otobus di Indonesia.
Tercatat ada beberapa bodi bus yang sempat jadi idola bagi para perusahaan otobus di Indonesia, seperti Panorama, Comfort, Sonic, Sprinter, Nucleus, Old Legacy, Discovery, Cityline, Proteus, Tourista, hingga Legacy yang masih jadi andalan sampai saat ini.
Tak hanya sekadar menghasilkan bodi bus biasa, Laksana juga terbilang sering melakukan inovasi pada bodi bus garapannya. Beberapa di antaranya, bodi bus double decker, Suite Class yang menggunakan kursi berjenis sleeper seat, bus laboratorium, bus social distancing, dan bus bio smart yang memiliki teknologi sirkulasi udara canggih.

Adi Putro

Bus baru milik PO Muji Jaya Putra Mandiri. Foto: dok. PO Muji Jaya Putra Mandiri
zoom-in-whitePerbesar
Bus baru milik PO Muji Jaya Putra Mandiri. Foto: dok. PO Muji Jaya Putra Mandiri
Jika menyebut nama Laksana, rasanya kurang lengkap apabila tidak menyebut rival beratnya, yakni Adi Putro. Berdiri pada tahun 1973, perusahaan yang bermarkas di Malang, Jawa Tengah ini didirikan oleh 3 bersaudara, yakni Andreas Jethrokusumo, Jesse Jethrokusumo, dan David Jethrokusumo.
Sama seperti Laksana, Adi Putro juga memiliki beberapa bodi bus legendaris yang pernah eksis di Indonesia, seperti Apron bus, Airport bus, Aero Queen, Neoplan, Batch, Setra, Tourizmo, Travego, Sprinter, Marcopolo, Irizar, Van Hool, Jetbus HD, hingga Dream Coach.
Khusus bus Dream Coach, ini merupakan bus yang dirancang secara khusus untuk mengakomodasi jenis kursi sleeper seat. Selama masa pandemi COVID-19, Adi Putro juga turut melakukan beberapa inovasi, seperti menghadirkan partisi, HEPA filter, hingga UV Lights.

Tentrem

Bus Harapan Jaya garapan karoseri Tentrem yang menggunakan spion kamera. Foto: dok. Instagram Dhafa Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Bus Harapan Jaya garapan karoseri Tentrem yang menggunakan spion kamera. Foto: dok. Instagram Dhafa Pradipta
Masih dari kota Malang, ada perusahaan karoseri bus lainnya, yakni Tentrem. Didirikan oleh Tatang Wahyudi pada 1986, bodi bus garapan karoseri Tentrem juga cukup banyak dipakai oleh PO bus di Indonesia.
Beberapa bodi bus garapan Tentrem yang sempat populer dan masih jadi idola hingga saat ini, antara lain Jupiter, Scorpion King, Scorpion X, Galaxy, Actor, Inspiro Max, Max HDD, Avante HDD, Avante H7, Avante H8, Avante H9, Avante D1, Avante D2, dan New Venom.
Terbaru karoseri Tentrem juga baru menghadirkan inovasi canggihnya, yakni penggunaan spion kamera pada bodi bus Avante D1 yang dimiliki oleh PO Harapan Jaya.

Morodadi Prima

Bus Baru PO ANS garapan Morodadi Prima. Foto: dok. PO ANS
zoom-in-whitePerbesar
Bus Baru PO ANS garapan Morodadi Prima. Foto: dok. PO ANS
Karoseri selanjutnya juga masih berasal dari kota Malang, yakni Morodadi Prima. Perusahaan ini didirikan pertama kali pada 1964 oleh Bambang Gunawan.
Sama seperti karoseri lainnya, pada awal kehadirannya, Morodadi Prima juga hanya berfokus pada pembuatan bodi mobil penumpang mini bus. Barulah memasuki era 90an, Morodadi Prima semakin memfokuskan diri pada pembuatan bodi bus besar.
Beberapa produk bodi bus Morodadi Prima yang sempat menjadi idola, antara lain Airport bus, Patriot, Tourismo, Travego, Ventura, Zonda, Jetbus, Setra, Aero Queen, Marcopolo, Platinum, dan Airport bus.
Sebagai salah satu perusahaan karoseri yang telah lama eksis, Morodadi Prima juga dikenal sebagai salah satu karoseri premium yang punya kualitas sangat baik. Tak hanya itu, berbagai inovasi juga terus dilakukan Morodadi Prima, seperti menghadirkan atap sunroof atau panoramic sunroof, serta sirkulasi udara canggih.

New Armada

Bus baru PO Borlindo garapan New Armada. Foto: dok. PO Borlindo
zoom-in-whitePerbesar
Bus baru PO Borlindo garapan New Armada. Foto: dok. PO Borlindo
Selanjutnya kita beralih ke perusahaan karoseri asal Magelang, Jawa Tengah, yakni New Armada. Memiliki nama lengkap PT Mekar Armada Jaya (MAJ), perusahaan karoseri ini pertama kali didirikan pada 1974 oleh David Herman Jaya.
Untuk lini produknya, ada beberapa bodi bus garapan New Armada yang sempat banyak dipakai oleh perusahaan otobus di Indonesia, seperti Anaconda, Aristo, Aristovo, BRT, Citouro 12, Citouro 10, Citouro 9, Cruiser, Evobus, Evolander, Evolander SHD, Evolander HDD, Evonext, Genesia, Grand Cruiser, Highlander, Magneto Vizion, New Coaster, New Superbus, Skylander, dan Touristo.
***