Otomotif
·
24 Agustus 2020 16:12

Mengenal Selang Vacuum Rem yang Bikin Innova dan Fortuner Di-recall

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mengenal Selang Vacuum Rem yang Bikin Innova dan Fortuner Di-recall   (365527)
searchPerbesar
Toyota Innova Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
PT Toyota-Astra Motor (TAM) baru saja mengumumkan pemanggilan kembali untuk perbaikan atau recall pada dua produk andalannya, yakni Toyota Innova dan Fortuner.
ADVERTISEMENT
Kedua mobil andalan Toyota itu terindikasi mendapatkan masalah pada vacuum hose brake atau selang vacuum rem. Pabrikan mengindikasikan adanya permasalahan yang dapat memicu vulkanisasi pada komponen selang vacuum rem tersebut.
Nah, bagi Anda yang penasaran terkait apa itu selang vacuum rem dan fungsinya, berikut kumparan berikan informasi singkatnya.
Pemilik bengkel Engine Block Autoworks sekaligus kepala mekanik tim balap GRT Racing Team, Hadi Taruna, mengatakan selang vacuum rem memiliki fungsi dan kaitan kerja dengan booster rem.
Jadi kalau di sistem rem itu, ada booster rem yang berfungsi supaya rem tidak keras atau bagel saat diinjak. Nah dalam kerjanya, si booster rem ini membutuhkan selang vacuum untuk mem-vacuum supaya membran si booster terbuka," jelas Hadi kepada kumparan, Minggu (23/8).
Mengenal Selang Vacuum Rem yang Bikin Innova dan Fortuner Di-recall   (365528)
searchPerbesar
Ilustrasi Selang Vacuum Rem. Foto: dok. Istimewa
Karena perannya yang cukup penting dalam menunjang kerja booster rem, maka kondisi selang vacuum harus selalu dalam kondisi yang prima.
"Nah kalau dia mengalami vulkanisasi atau bahasa gampangnya dia kempot berubah bentuk akibat kena panas, otomatis kemampuan dia dalam mem-vacuum booster rem jadi enggak maksimal," tambah Hadi.
Mengenal Selang Vacuum Rem yang Bikin Innova dan Fortuner Di-recall   (365529)
searchPerbesar
Ilustrasi menggunakan rem kaki pada mobil. Foto: dok Istimewa
Bila kondisi itu tidak cepat diatasi dan terus terjadi, dampaknya pun akan sangat berbahaya bagi sistem pengereman mobil.
ADVERTISEMENT
"Akibatnya ya pasti saat diinjak pedal akan terasa keras, tapi mobil enggak mau berhenti maksimal, tentu akan berbahaya apalagi kalo lagi kencang atau hujan," beber Hadi.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020