Mengintip Lab Uji Tabrak Triliunan Rupiah Milik Changan di China
·waktu baca 2 menit

Di tengah hiruk-pikuk inovasi fitur dan desain yang kian futuristis, ada satu aspek yang justru bekerja di balik layar dan jarang terlihat yaitu keselamatan. Di sinilah Changan Automobile menaruh fokus besarnya lewat sebuah fasilitas uji tabrak di Chongqing, China yang nilainya tidak main-main.
Fasilitas bernama Collision Safety Laboratory ini menjadi pusat berbagai pengujian ekstrem yang dilakukan Changan. Bukan sekadar tempat riset, laboratorium ini dirancang untuk mereplikasi skenario kecelakaan di dunia nyata dengan tingkat presisi tinggi. Investasinya mencapai 700 juta yuan atau sekitar Rp1,7 triliun.
Di dalamnya, mobil produksi massal diuji dalam berbagai simulasi tabrakan. Struktur kendaraan dianalisis untuk melihat bagaimana energi benturan diserap serta bagaimana dampaknya terhadap kabin dan penumpang.
Pendekatan berbasis data juga terlihat dari penggunaan crash test dummy dengan spesifikasi tinggi. Boneka uji ini dibekali sensor yang mampu merekam potensi cedera pada berbagai bagian tubuh manusia. Harganya berkisar antara 800.000 hingga 1,2 juta yuan atau sekitar Rp2,6 miliar per unit.
Dengan tingkat sensitivitas tersebut, penyimpanannya pun tidak sembarangan. Crash test dummy ditempatkan di ruang khusus dengan suhu terkontrol untuk menjaga akurasi sensor sebelum digunakan dalam pengujian.
Pengujian tidak hanya difokuskan pada struktur utama kendaraan. Komponen seperti kursi juga menjadi perhatian melalui uji beban berulang untuk melihat kemampuannya dalam menopang tubuh dan meredam efek benturan.
Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Changan dalam mengembangkan standar keselamatan berbasis pengujian langsung dengan berbagai skenario yang disesuaikan dengan kondisi penggunaan di dunia nyata.
Laporan: Delviana Azari/kumparan
