Menuju 1 Dekade, Mitsubishi Siapkan Xpander Baru Berteknologi Hybrid!

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rencana produk mobil baru jangka menengah dan panjang Mitsubishi Motors Global. Foto: Mitsubishi Motors
zoom-in-whitePerbesar
Rencana produk mobil baru jangka menengah dan panjang Mitsubishi Motors Global. Foto: Mitsubishi Motors

Kurang dari satu tahun, Mitsubishi Xpander akan merayakan ulang tahun ke-10, sejak debut di Indonesia pada 2017 silam. Raksasa otomotif asal Jepang ini ternyata sudah sedikit membuka tabir soal nasib LMPV paling populer di Tanah Air itu ke depannya.

Lewat laporan perusahaan, Mitsubishi Motors telah melampirkan strategi produk untuk beberapa wilayah pasar di dunia. Setidaknya ada 13 model yang siap meluncur, 10 model di antaranya berupa elektrifikasi hibrida.

Yakni 5 model Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan 5 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) untuk tahun fiskal 2026 sampai 2031. Salah satu yang menarik adalah New Xpander, khusus disiapkan untuk pasar ASEAN.

"Kami akan membangun jajaran produk yang mencerminkan merek kami, yang berpusat pada kelompok produk off-road dan kelompok produk ASEAN. Serta kolaborasi pengembangan kendaraan listrik (BEV)," tulis Mitsubishi Motors dalam keterangan resmi.

Sistem hibrida e:Motion pada Mitsubishi Xpander Hybrid. Foto: dok. Mitsubishi Thailand

Soal elektrifikasi lainnya, Mitsubishi akan fokus kepada pengembangan internal perusahaan untuk kendaraan hibrida (HEV) dan hibrida plug-in (PHEV). Belum jelas, apakah calon Xpander terbaru akan menerapkan salah satu atau kedua teknologi tersebut.

"Ke depannya, Mitsubishi Motors akan fokus pada segmen produk di mana kami memiliki kekuatan, menyempurnakan karakteristik produk yang berbeda yang membedakan kami dari merek pesaing, termasuk merek-merek China, dan membangun posisi unik di industri otomotif," terang merek tiga berlian itu.

Menyoal Xpander dan Xpander Cross, sebenarnya dua model tersebut telah memiliki versi elektrifikasi berupa HEV. Meluncur pada Februari 2024, Thailand menjadi panggung utama kehadiran dua model Xpander hibrida tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Mitsubishi untuk pertama kalinya juga memperkenalkan konsep e:Motion. Teknologi hybrid yang disemat berjenis strong hybrid yakni merupakan kombinasi dari mesin bensin, baterai tambahan, dan motor listrik penggerak.

Rencana produk mobil baru jangka menengah dan panjang Mitsubishi Motors Global. Foto: Mitsubishi Motors

Konfigurasi itu mampu membuat Xpander dan Xpander Cross dapat melaju dengan berbagai situasi seperti full EV, hybrid series, hybrid paralel, hingga regenerative. Perpindahannya diatur secara otomatis menyesuaikan gaya berkendara.

Xpander dan Xpander Cross Hybrid juga dilengkapi dengan pilihan modus berkendara yang mirip juga ditemui pada Xforce, tetapi dengan sedikit tambahan. Totalnya ada 7 yakni Charge, EV, Normal, Tarmac, Gravel, Mud, dan Wet.

Ya, Xpander dan Xpander Cross hybrid ini bisa berjalan layaknya mobil listrik, seperti yang dijelaskan di atas. Fitur lainnya yang tersedia adalah Active Yaw Control (YAW) tetap tersedia, selebihnya ada Traction Control, Acceleration Control, dan Steering Control.

Disematkan menggunakan kombinasi mesin bensin baru berkubikasi 1.600 cc, baterai tambahan, dan motor listrik penggerak, serta generator. Dipadukan dengan fitur pilihan modus berkendara tadi untuk menambah pengalaman berkendara.

Enjin berkode 4A92 yaitu merupakan mesin 1.600 cc yang serupa dengan Lancer generasi terakhir. Xpander dan Xpander Cross HEV kemungkinan menggunakan kode mesin yang sama, agaknya dilakukan modifikasi agar memiliki sifat siklus atkinson.