MMKSI Mulai Terima Banyak Pesanan Mobil Listrik Mitsubishi L100 EV
·waktu baca 2 menit

Segmen mobil listrik di Indonesia bukan cuma kendaraan penumpang, ada juga produk yang menyasar aktivitas niaga maupun bisnis yakni Mitsubishi L100 EV. Modelnya merupakan kei-car, kendaraan niaga ringan berbasis baterai.
Mitsubishi L100 EV merupakan mobil listrik niaga yang diproduksi oleh Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Cikarang, fasilitas yang sama untuk memproduksi Xpander, Xpander Cross, Xforce, L300, dan Pajero Sport. Adapun produksi pertamanya dilakukan pada Desember 2023 lalu.
Lalu, bagaimana respons pasar terhadap kendaraan setrum untuk kebutuhan distribusi logistik maupun dukungan bisnis ini?
Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro mengatakan penjualannya terus dilakukan, termasuk distribusi ke konsumen yang kebanyakan beli borongan.
"Sudah mulai ada penjualan, target pasar utamanya tentunya fleet, ada beberapa bisnis kecil, jadi bukan perusahaan besar," ungkapnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang belum lama ini.
Mitsubishi, katanya tidak mematok target penjualan lantaran masih tahap awal. Terlebih Mitsubishi L100 EV merupakan pionir kendaraan niaga ringan listrik di kelasnya. Menilik data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Gaikindo, sudah ada 46 unit yang disuplai.
"Tidak spesifik ke target volume, karena ini lebih ke sosialisasi dan perkenalan elektrifikasi. Ini juga kendaraan komersial, bukan penumpang. Bisa dibilang cukup awal dibanding brand lain untuk commercial vehicle," lanjutnya.
Mengenai spesifikasi, Mitsubishi L100 EV memiliki dimensi 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dengan tinggi 1.915 mm. Adapun berat keseluruhannya 1.110 kg. Ukurannya mungil dan bagian depannya muat 2 penumpang termasuk pengemudi.
Daya angkut kabin tertutupnya bisa mencapai 330 kilogram. Interiornya telah dilengkapi fitur penunjang kenyamanan seperti AC dan head unit.
Bicara sumber tenaga, Mitsubishi L100 EV yang dijual Rp 320 juta ini menggendong baterai lithium-ion 16 kWh, yang sekali diisi penuh menjanjikan daya tempuh 150 kilometer. Tenaga yang dihasilkan mencapai 40 dk dan torsi 196 Nm yang diraih sejak 0 hingga 300 rpm.
