Mobil Baru Bebas PPnBM, Gaikindo: Langkah Cantik Pemerintah

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi Foto:  Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menyambut baik langkah pemerintah program mobil baru bebas PPnBM untuk mengangkat pasar otomotif.

Kemenperin telah menyodorkan usulan untuk segera melakukan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) mobil baru dan melakukan penyesuaian terhadap tarif PPnBM di PP 73/2019 ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Adapun, usulan tersebut meliputi skema relaksasi PPnBM untuk tahun 2021 yang dibagi dalam tiga skenario; PPnBM 0 persen (Maret-Mei), PPnBM 50 persen (Juni-Agustus), dan 25 persen (September-November).

Nissan All New Livina di GIIAS 2019 Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan

“Itu merupakan langkah cantik dari pemerintah untuk menstimulasi pasar,” kata Nangoi saat dihubungi kumparan, Kamis (11/2).

Sebab, skenario relaksasi PPnBM itu sudah tepat dan mengikuti dari pola konsumsi di Indonesia. “Yang mana momen awal tahun dan akhir tahun memang menjadi waktu untuk pembelian produk otomotif. Lagipula, skenario tersebut justru mendorong konsumen untuk membeli kendaraan,” imbuhnya.

Nangoi menambahkan, relaksasi PPnBM memang diperlukan untuk menstimulasi pasar. Apalagi, cara ini juga dilakukan di sejumlah negara, termasuk Thailand dan Malaysia.

Malaysia contohnya, memberikan potongan pajak sebesar 100 persen untuk mobil-mobil yang dirakit di dalam negeri dan 50 persen untuk unit CBU.

Selamatkan industri

Gaikindo sendiri menargetkan bahwa penjualan mobil baru tahun ini bisa mencapai 750 ribu unit tahun ini, atau naik dari perolehan tahun 2020 dengan 530 ribu unit.

“Dengan kondisi yang sekarang (tanpa ada relaksasi PPnBM) rasanya untuk mencapai 600 ribu saja berat dan dengan adanya relaksasi harapannya bisa lebih baik,” imbuhnya.

Ekspor mobil buatan Indonesia. Foto: dok. TMMIN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berharap relaksasi ini bisa meningkatkan aktivitas produksi manufaktur otomotif yang terganggu akibat pandemi.

“Kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada pendapatan negara yang diproyeksi terjadi surplus penerimaan sebesar Rp 1,62 triliun,” ungkap Menko Airlangga.

Di samping itu naiknya aktivitas produksi juga berdampak baik ke tenaga kerja. Sebagaimana diketahui, industri ini menyerap lebih dari 1,5 juta tenaga kerja.

Frequently Asked Question Section

Apa Itu PPnBM 0 Persen Mobil Baru?

chevron-down

Relaksasi dari pemerintah untuk merangsang pasar otomotif Indonesia

Kapan PPnBM 0 Persen Mobil Baru Berlaku?

chevron-down

Mulai Maret dan dibagi dalam tiga skenario: PPnBM 0 persen (Maret-Mei), PPnBM 50 persen (Juni-Agustus), dan 25 persen (September-November)

Syarat PPnBM 0 Persen Mobil Baru?

chevron-down

Semua mobil akan mendapatkan keringanan PPnBM