Mobil Hybrid Dominasi Pasar Elektrifikasi Indonesia
ยทwaktu baca 2 menit

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkap fakta bahwa mobil hybrid masih mendominasi pasar kendaraan listrik Indonesia.
Pada data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler), periode Januari-Juni 2024, asosiasi merekam 37,788 kendaraan listrik --termasuk hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), dan mobil listrik (BEV)-- yang telah didistribusi.
Porsinya sebesar 9,3 persen dari total wholesales keseluruhan kendaraan yang tergabung keanggotaan Gaikindo sebanyak 408.012 unit.
Dari total tersebut porsi wholesales mobil hybrid mencapai 68,2 persen atau sebanyak 25.807 unit. Kemudian BEV menyumbang kontribusi sebesar 31,5 persen atau sebanyak 11.938, sisanya model PHEV sebanyak 43 unit.
Bicara penguasa pasar berdasarkan daftar wholesales model yang dikompilasi kumparan di luar produk mild hybrid, pada paruh pertama tahun ini dikuasai oleh Toyota Innova Zenix HEV, sebanyak 10.074 unit.
Diikuti Toyota Yaris Cross HEV sebanyak 2.077 unit, kemudian Honda CR-V e:HEV 1.639 unit, lalu Toyota Alphard 1.075 unit, dan menutup lima besar diisi oleh Lexus LM sebanyak 816 unit.
Peningkatan segmen kendaraan hybrid terus terjadi selama lima tahun terakhir, sejak pemerintah mulai mengakselerasi penggunaan kendaraan ramah lingkungan, yang disambut dengan berbagai peluncuran model baru.
Pada 2019, market share HEV masih kecil sebesar 0,1 persen (787 unit). Lalu pada 2020, sedikit meningkat menjadi 0,2 persen (1.191 unit), dan pada 2021 menjadi 0,3 persen (2.472 unit).
Peningkatan paling signifikan terjadi setelahnya, di mana pada 2022 1,0 persen (10.344 unit), meningkat drastis menjadi 5,4 persen pada 2023 atau sebanyak 54.179 unit.
Untuk itu Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi optimistis penjualan di segmen tersebut akan terus tumbuh hingga akhir tahun.
"Kalau saya lihat mungkin hybrid di akhir tahun bisa sekitar 65 ribu sampai 70 ribu, berarti ada peningkatan lagi," terangnya.
Ditambah penjualan mobil listrik, maka pangsa pasar elektrifikasi Indonesia diprediksi bisa mencapai 10 persen. "Bahwa mobil hybrid sama mobil listrik kira-kira akhir tahun bisa mencapai 100 ribu. Kalau penjualan kita 1 juta itu sudah 10 persen itu kira-kira," kata dia di ICE, BSD Tangerang belum lama ini.
