Mobil Hybrid Terlaris Indonesia Tetap Innova Zenix, Alphard Kedua

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Selain mobil listrik (BEV) di data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga merilis angka penjualan mobil hybrid.

Pada periode Juli 2024, mengalami kenaikan 26,1 persen, dari 3.175 unit pada Juni 2024 menjadi 4.004 unit pada bulan setelahnya. Sebagai catatan, data yang dikompilasi kumparan ini merupakan kendaraan yang menggendong teknologi strong/full hybrid.

Ilustrasi mobil hybrid. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Berdasarkan data, model Toyota Kijang Innova Zenix masih menjadi primadona di segmen ini. Bulan lalu sempat terjual sebanyak 2.906 unit. Menariknya Alphard menguntit di belakangnya sebanyak 469 unit.

Kemudian diikuti oleh MPV mewah lainnya yakni Lexus LM yang pada bulan serupa telah disuplai ke jaringan penjualan sebanyak 120 unit. Lalu diisi oleh Honda CR-V e:HEV 96 unit.

All new Honda CR-V. Foto: dok. HPM

Mengunci lima besar dihuni Toyota Yaris Cross yang pada bulan ketujuh tahun ini terperosok hanya terdistribusi 89 unit. Biasanya Yaris Cross selalu menempel Innova Zenix sebagai hybrid paling laku.

Bila diakumulasi, penjualan kategori mobil hybrid Januari-Juli 2024 mencapai 21.481 unit, tumbuh positif sebesar 34,4 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai 15.974 unit.

Yaris Cross HEV. Foto: Dok. kumparan

Apabila dijumlahkan dengan model mild hybrid, penjualan di segmen ini secara year to date 2024 mencapai 29.768 unit. Penjualan mobil hybrid diprediksi oleh asosiasi tetap tumbuh positif hingga akhir tahun.

"Kalau saya lihat mungkin mobil hybrid di akhir tahun bisa mencapai sekitar 65 ribu hingga 70 ribu unit, berarti ada peningkatan lagi," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Gaikindo, Yohanes Nangoi saat penutupan GIIAS 2024. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Dirinya juga mengungkap, penyerapan kendaraan hybrid masih jauh lebih besar ketimbang BEV yang harganya masih relatif tinggi untuk kebanyakan konsumen di Indonesia.

"Perhitungan saya mungkin akhir tahun bisa mencapai 30 ribu unit, cukup bagus peningkatannya, tapi memang dibandingkan dengan hybrid, hybrid jauh lebih meningkat," pungkasnya.

Wholesales mobil hybrid Juli 2024

  • Toyota Kijang Innova Zenix 2.906

  • Toyota Alphard 469 unit

  • Lexus LM 120 unit

  • Honnda CR-V 96 unit

  • Toyota Yaris Cross 89 unit

  • Toyota Vellfire 79 unit

  • GWM Tank 500 69 unit

  • MG VS 57 unit

  • Lexus RX 350h 32 unit

  • Haval H6 21 unit

  • Toyota Camry 19 unit

  • Wuling Almaz 12 unit

  • Lexus LBX 8 unit

  • Toyota Corolla Altis 8 unit

  • Volvo XC60 4 unit

  • Nissan Kicks e-Power 3 unit

  • Nissan Serena e-Power 3 unit

  • BMW XM 2 unit

  • Toyota Corolla Cross 2 unit

  • Volvo XC90 1 unit.

Wholesales mobil hybrid Januari-Juli 2024

  • Toyota Kijang Innova Zenix 12.980 unit

  • Toyota Yaris Cross 2.166 unit

  • Honda CR-V 1.735 unit

  • Toyota Alphard 1.544 unit

  • Lexus LM 936 unit

  • Lexus RX 350h 508 unit

  • Wuling Almaz 331 unit

  • Toyota Vellfire 289 unit

  • MG VS 202 unit

  • GWM Tank 500 184 unit

  • Honda Accord 146 unit

  • Toyota Camry 93 unit

  • Nissan Kicks e-Power 72 unit

  • Haval H6 56 unit

  • Lexus RX 500h 45 unit

  • Lexus RX 450h+ 44 unit

  • Toyota Corolla Cross 40 unit

  • Toyota Corolla Altis 28 unit

  • Lexus ES 300h 22 unit

  • Volvo XC90 16 unit

  • Volvo XC40 15 unit

  • Volvo XC60 12 unit

  • Lexus LBX 9 unit

  • Nissan Serena e-Power 3 unit

  • BMW XM 3 unit

  • BMW 530e 1 unit

  • BMW 750e 1 unit.