Mobil Listrik Mazda MX-30 Mendarat di Malaysia

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil listrik Mazda MX-30. Foto: Dok. Mazda
zoom-in-whitePerbesar
Mobil listrik Mazda MX-30. Foto: Dok. Mazda

Malaysia adalah salah satu negara yang beruntung dalam mendapatkan mobil listrik perdana dari Mazda, yaitu MX-30. Hadir dengan status CBU Jepang, MX-30 dibawa oleh salah satu diler, Bermaz Motor, yang telah resmi membuka pemesanan.

Dengan mengaplikasikan platform SkyActiv-Vehicle Architecture yang sama pada CX-30, bahkan dimensi yang sama dengan mobil PHEV, tepatnya, MX-30 memiliki panjang 4.395 mm, lebar 1.795 mm, tinggi 1.570 mm, dan memiliki jarak sumbu roda sepanjang 2.655 mm, bedanya dengan CX-30 adalah, MX-30 lebih tinggi 30 mm.

Ada 2 varian yang ditawarkan, yakni Mid dan High yang perbedaan untuk masing-masing varian adalah fitur serta kelengkapan.

Perihal eksterior, secara standar sudah meliputi lampu depan LED otomatis (LED Signature untuk varian High), lampu daytime LED, lampu kombinasi belakang LED Signature serta lampu kabut LED dan lampu mundur.

Pemersatu kedua varian adalah pengaplikasian tenaga listrik e-Skyactiv yang terdiri dari motor listrik yang punya tenaga 143 dk dan torsi 271 nm yang dialirkan dengan transmisi single-gear melalui roda depan.

E-Skyactiv ini memiliki baterai 35,5 kWh, 355 yang diletakkan di bagian lantai/bawah mobil yang bisa menempuh jarak 199 km dengan akselerasi 0-100 hingga 9,7 detik dan kecepatan maksimal 140 km/jam.

Dalam pengisian daya, MX-30 memiliki charger AC Type 2 yang bisa mengisi daya hingga 6,6 kWh. Dengan pengecasan wallbox, MX-30 membutuhkan 5 jam untuk mengisi hingga penuh, sedangkan kalau memakai normal plug dengan maksimum 3 kWh membutuhkan waktu setengah hari (12 jam).

Mobil listrik Mazda MX-30. Foto: Dok. Mazda

Apabila membutuhkan pengecasan yang cepat, dia memiliki DC fast charging (CCS2 Port) yang bisa mengisi dari 0 hingga 80 persen dengan tempo 36 menit.

Selain mendapatkan rain sensing wiper dan keyless entry barengan dengan empat sensor parkir depan dan enam di belakang, kedua varian mengaplikasikan velg 18 inci, dibalut dengan ban berprofil 215/55.

Interior mewah

MX-30 menyambut Anda dengan dasbor lebar horizontal di mana ventilasi udara tengah dan sisi penumpang ditempatkan pada satu bidang. Beda dengan CX-30, pengemudi tidak memiliki dua ventilasi udara khusus di kedua sisi binnakel instrumen.

Selain itu, MX-30 memiliki tiga layar yang terdiri dari layar infotainment dan layar instrumen multi-info LCD TFT 7,0 inci, MX-30 mendapatkan layar sentuh tambahan tujuh inci untuk mengontrol AC mobil.

Mobil listrik Mazda MX-30. Foto: Dok. Mazda

Demi komitmen menjaga bumi, MX-30 mengaplikasikan material daur ulang seperti gabus serta kain "breathing" yang terbuat dari botol PET daur ulang untuk panel pintu.

Fitur-fitur standar pada kedua varian terdiri dari AC dual zone, rem parkir elektronik, pencahayaan interior LED, paddle shifter, head-up display yang diproyeksikan kaca depan, roda kemudi yang dibungkus kulit dan kenop perpindahan gigi, kontrol audio yang dipasang di roda kemudi, dan sistem infotainment Mazda Connect layar sentuh 8,8 inci dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.

Varian Mid mendapatkan sistem audio delapan speaker, jok fabric, kursi depan dengan pengaturan manual enam arah dan kamera mundur, sedangkan varian High memakai 12 speaker dari Bose.

Varian High mendapat jok kombinasi kain/kulit imitasi dengan kursi pengemudi berpengaturan elektrik delapan arah beserta penyesuaian lumbar dua arah, memory seat dual slot dua posisi, dan pemanas jok.

Sistem kamera mundur pada varian ini memiliki pemantauan tampilan 360ยบ, dan juga dapat ditemukan pada trim High adalah sunroof elektrik (dengan fungsi slide/tilt).

Fitur keselamatan

MX-30 dilengkapi dengan 7 airbag (pengemudi depan/penumpang, sisi depan, tirai depan/belakang dan lutut pengemudi), dynamic stability control (DSC), traction control, ABS dengan EBD dan brake assist, hill launch assist, dan jok ISOFIX.

Sedangkan untuk sistem bantuan pengemudi, kedua varian mendapatkan fitur-fitur standar dari i-Activsense andalan Mazda seperti Smart Brake Support (pengereman darurat otonom, depan dan belakang), Mazda Radar Cruise Control (Adaptive Cruise Control) dengan fungsi Stop & Go, Blind Spot Monitoring (BSM), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Departure Warning System (LDWS), Driver Attention Alert (DAA) dengan Driver Monitoring dan Lane-Keep Assist System (LAS).

Mobil listrik Mazda MX-30. Foto: Dok. Mazda

Apabila trim Mid hadir dengan adaptive front lighting dan high beam control, maka trim High mendapatkan sistem Adaptive LED Headlight (ALH) beserta peringatan lalu lintas lintas depan (FCTA/Front Cross Traffic Alert) serta fitur dukungan jelajah dan lalu lintas (CTS/Cruising and Traffic Support).

Lima warna eksterior tersedia untuk Mazda MX-30 2022. Selain Polymetal Grey dan Machine Grey, mobil ini ditawarkan dalam tiga warna dual-tone, yaitu Jet Black Mica (dengan pilar atap perak), Zircon Sand (dengan atap hitam) dan Soul Red Crystal (dengan atap hitam).

Untuk Malaysia, selain sudah dipesan di dealer-dealer, Mazda MX-30 hadir dengan garansi lima tahun atau 100.000 km dan baterainya mendapatkan garansi delapan tahun atau 160.000 km.

Penulis: Mikhael Partogi Tambunan

***