Mobil Listrik Wuling Air ev Sudah Terjual Lebih dari 2.000 Unit
·waktu baca 2 menit

Penjualan mobil Wuling di GIIAS 2022 terbilang menarik, sebab mobil listrik mereka yang baru saja diluncurkan, Wuling Air ev menjadi produk yang paling banyak dibeli.
Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani membeberkan setidaknya sudah ada lebih dari 550 unit SPK Wuling Air ev yang dipesan selama perhelatan pameran otomotif tersebut.
“Jadi kalau berbicara dari masa pre-booking sama yang di GIIAS, serta penjualan di luar GIIAS itu totalnya sudah 2.000 (unit) lebih untuk Air ev-nya,” jelas Dian ketika dihubungi kumparan (25/8).
Adapun, model yang paling banyak dibeli adalah varian Long range dengan komposisi mencapai 85 persen jika dibandingkan dengan varian Standard range.
Hasil tersebut menjadikan Wuling Air ev duduk di posisi pertama penjualan mobil Wuling di GIIAS, Confero pada urutan kedua, selanjutnya Almaz, dan kemudian Cortez. Berikut detailnya.
Air ev - 53 persen
Confero - 22 persen
Almaz - 18 persen
Cortez - 13 persen.
Permintaan yang tinggi, Dian menambahkan, membuat pemesanan Wuling Air ev mengalami masa tunggu.
“Iya, ada inden. Berapa lamanya nanti kami cek kembali karena kita sedang mencoba penuhi dan adjust untuk produksi Air ev, kita usahakan yang terbaik ke konsumen,” pungkasnya.
Selayang pandang Wuling Air ev
Diperkenalkan pada 11 Juli lalu, Wuling Air ev telah banyak menyita perhatian masyarakat tanah air, utamanya bagi mereka yang sedang mencari informasi produk mobil listrik.
Hingga pada 8 Agustus lalu, Air ev resmi memulai produksinya di pabrik Wuling Cikarang dan menjalankan program pre-booking bagi yang berminat untuk meminangnya.
Wuling Air ev sendiri punya dimensi mungil dengan panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm, serta jarak sumbu roda 2.010 mm.
Hadir dalam dua varian yakni Standard range yang dijual dengan harga Rp 238 juta, sedangkan untuk varian Long range Rp 295 juta.
Menggunakan baterai dengan jenis Lithium Iron Phospate (LFP), namun kedua varian memiliki kapasitas yang berbeda untuk Standard Range 17,3 kWh yang mampu menjelajah sejauh 200 kilometer.
Sedangkan Long Range punya kapasitas 26,7 kWh dengan daya jelajah sejauh 300 kilometer. Keduanya juga memiliki perbedaan waktu pengisian daya ulang 8,5 jam untuk Standard Range dan 4 jam untuk Long Range.
Menyoal motor listriknya, kedua varian serupa yakni mengusung spesifikasi permanent magnet synchronous motor dengan tenaga 30 kW dan torsi 110 Nm.
Mobil listrik mungil ini ditawarkan dengan lima pilihan warna, yakni peach pink, pristine white, galaxy blue, avocado green, dan lemon yellow.
***
