Motor Listrik Kawasaki Ninja dan Z EV Semakin Dekat ke Indonesia
·waktu baca 2 menit

Kawasaki sukses merilis motor listrik perdananya Ninja EV dan Z EV secara global dan menampilkannya di Japan Mobility Show 2023. Menariknya, kedua model tersebut juga bakal segera mendarat di Indonesia.
“Ada rencana (peluncuran), nanti launching dulu baru taking order. Segera pokoknya,” buka Head & Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C. Tanadhi dihubungi kumparan, Kamis (2/11).
Michael menambahkan, jadwal peluncurannya di Tanah Air tidak akan terpaut jauh dari global launching alias dilakukan pada bulan November tahun ini. “Kita (peluncurannya) berselang sedikit dari embargo date global-nya. Tahun ini, bulan ini,” jelasnya.
Bagaimana model elektrifikasi lainnya seperti Kawasaki Ninja 7 HEV atau hybrid? Michael bilang, KMI masih belum mendapat jatah untuk memasarkannya di Indonesia dalam waktu dekat.
“Kita EV dulu, yang hybrid belum. Untuk Indonesia motor EV dulu, kalau yang hybrid soalnya masih baru banget tampil di Japan Mobility Show 2023,” tandasnya.
Sekilas tentang motor listrik Kawasaki
Motor listrik pertama Kawasaki itu tersaji dalam bentuk full fairing dengan nama Ninja EV dan versi naked yang bernama Z EV. Keduanya disetarakan dengan motor konvensional masing-masing kelas berkubikasi 125 cc.
Meski dikemas dalam bentuk berbeda, namun spesifikasi teknis yang diusung serupa. Dinamo berkekuatan 5 kW atau berkisar 6,7 dk mampu memproduksi tenaga hingga 9 kW atau sekitar 12 dk. Motor listrik penggeraknya juga mendukung fitur regenerative brake.
Sumber tenaganya tersebut berasal dari baterai berkapasitas 30 Ah yang dapat dilepas pasang alias removable. Ada tiga cara mengisi daya motor listrik anyar Kawasaki ini, pertama dengan cara colok atau plug in atau isi langsung baterainya ketika sedang dilepas.
Cara terakhir adalah dengan memanfaatkan docking atau semacam dudukan yang khusus untuk mengisi daya ulang listrik ke baterai tersebut. Butuh waktu sekitar 3,7 jam untuk mengisi penuh setiap satu pak baterainya.
Klaim pabrikan, sekali melakukan pengisian daya penuh motor listrik tersebut dapat menjelajah sejauh 65,9 kilometer. Ini tanpa pakai fitur e-Boost dan pilihan modus berkendara ada pada Road, salah satu mode berkendara yang bisa dipilih.
***
