Motor Listrik Polytron Fox 200 Punya Fitur Lampu Sein Anti 'Salah Belok'
·waktu baca 3 menit

Peluncuran Polytron Fox 200 tak sekadar melengkapi lini motor listrik raksasa teknologi Kudus tersebut. Animo serta penerimaan positif dari masyarakat coba dimanfaatkan untuk menghadirkan produk dengan fitur inovatif dan unik.
Paling curi perhatian adalah fitur Fox Alert, sebuah fitur pengingat kepada pengendara selayaknya asisten pribadi dan bisa memiliki dua manfaat fungsi. Pertama dapat membuatnya seolah punya kemampuan anti salah belok.
Sederhananya, berangkat dari beberapa perilaku pengguna motor yang masih kurang sadar tentang penggunaan lampu sein atau penanda belok yang tepat. Misalnya, menyalakan turn signal ke arah kiri, tetapi justru belok ke kanan atau sebaliknya.
Coba secara langsung, saat berbelok ke arah kiri sembari menyalakan lampu sein ke kanan, seketika ada semacam alert atau peringatan berupa bunyi 'bip' yang cukup lantang untuk memberi tahu kepada pengendara.
Tidak hanya itu, karena lampu sein motor umumnya tidak punya kemampuan self cancel selayaknya pada mobil, pengguna kerap lupa memadamkan lampu kembali setelah berbelok. Membuat lampu sein menyala secara terus menerus.
Contoh kasus, saat setelah berbelok ke arah yang benar dan pengendara tak mematikan lampu sein atau menyalakan lampu sein namun tidak jadi berbelok dalam rentang waktu 5 detik. Suara notifikasi yang sama akan berbunyi.
“Fitur FOX Alert itu yang jadi jagoan kita, memang untuk membantu para ibu. Mencegah risiko kecelakaan, baik itu untuk pengendaranya maupun yang di sekitarnya,” tegas Ilman Fachrian Fadly, Head of Group Product Polytron EV Two Wheel, saat ditemui di BCA EXPO 2025, Jumat (22/8/2025).
Fox 200 juga sudah dilengkapi dengan fitur cruise control. Berfungsi menjaga kecepatan konstan yang sebelumnya sudah diatur oleh pengendara tanpa terus memuntir tuas akselerator, Ilman bilang fitur ini tak jauh berbeda dengan cruise control yang ada pada mobil.
Untuk mengaktifkan fitur ini dapat mengakses tombol di sebelah kanan kemudi. Pastikan kecepatan minimal 5 km/jam, meski disarankan mulai digunakan saat kecepatan 10 km/jam atau lebih untuk rasa berkendara yang lebih stabil.
Fitur penunjang kemudahan berkendara lainnya adalah reserve function. Membantu pengendara saat melakukan manuver mundur, khususnya di jalan menanjak atau kontur tidak rata, hingga saat keluar dari ruang parkir yang sempit.
Polytron Fox 200 dapat dipacu hingga kecepatan 70 km/jam dan menjanjikan jarak tempuh hingga 85 kilometer sekali pengisian daya penuh. Sementara untuk isi daya baterai dibutuhkan waktu sekitar 4-5 jam dari 0 hingga 100 persen sebesar 400 watt.
Kapasitas baterainya sendiri sebesar 1,94 kWh berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP) dan sumber tenaga berasal dari motor listrik penggerak berdaya 1.500 watt dan torsi sebesar 153 Nm. Membuatnya cukup untuk sekadar mobilitas harian yang praktis.
Aspek keselamatan ditunjang rem cakram untuk roda depan dan belakang. Dipadu dengan ukuran velg 12-inci untuk depan dan 10-inci di belakang, serta suspensi ganda yang tidak saja ada di depan tetapi juga di lengan ayun belakang.
Bicara harga, FOX 200 sebenarnya dilepas Rp 18,5 juta. Namun, pabrikan memberikan subsidi Rp 7 juta sehingga bisa dibeli seharga Rp 11,5 juta on the road (OTR). Ada opsi buy to own juga, dapat meminangnya dengan banderol Rp 20,5 OTR Jakarta.
Perbedaan harga-harga di atas terletak pada baterainya. Skema pembelian harga Rp 11,5 juta disertai dengan biaya sewa baterai sebesar Rp 125 ribu per bulan. Sementara skema buy to own sudah termasuk dengan baterai sehingga konsumen tidak perlu sewa.
Polytron FOX 200 sudah bisa dipesan melalui sistem pre order dalam tiga varian warna meliputi Milky White, Lunara Grey, dan Velora Black. Sementara pengiriman perdana dijadwalkan pada Oktober 2025. Bagaimana, tertarik membelinya untuk aktivitas harian?
Laporan: Alvian Yoga Yulianto
