Motor Matik Pakai Oli Diesel, Apakah Aman?

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock

Fenomena unik kerap terjadi di kalangan pengguna sepeda motor, salah satunya penggunaan oli mesin diesel untuk melumasi mesin motor matiknya.

Dengan alasan, penggunaan oli mesin diesel pada motor matik bisa membuat daya tahan penggunaan oli pada mesin lebih lama dan bisa membuat suara motor menjadi lebih halus. Namun, ada yang meragukan keamanan dari penggunaan oli diesel pada motor matik.

Lantas, apakah benar dengan menggunakan oli diesel pada motor matik bisa membuat mesin motor lebih bagus dan masa penggunaannya lebih awet, atau malah ada efek sampingnya?

Ilustrasi mekanik sedang melakukan servis motor Foto: Istimewa

Menjawab pertanyaan itu, Technical Trainer PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Nurudin menjawab, penggunaan oli mesin diesel pada motor matik pada dasarnya tidak disarankan karena sangat berbeda.

“Secara apinya berbeda dan mekanisme pelumasannya juga berbeda dari motor matik,” jelasnya pada acara Ngobrol Virtual Santai (NGOVSAN) Forwot, Rabu (13/10).

Ikuti survei kumparan dan menangi e-voucher senilai total Rp3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveioto

Ya, karena setiap oli dirancang untuk memperhatikan dan menyesuaikan dengan jenis mesin dan bahan bakar yang digunakan. Karena kompresi mobil dengan motor berbeda, sehingga bisa berdampak pada mesin.

Walaupun bisa menggunakan oli mesin diesel tapi disarankan untuk menggunakan oli yang dibuat spesifik untuk motor matik, karena memang sudah dirancang dan disesuaikan dengan karakteristik motor.

“Sebenarnya tidak menyarankan kalau motor sampai menggunakan oli diesel, karena tentu speknya berbeda dan kemudian tingkat pelumasan terhadap motor juga berbeda,” tutupnya.