Motor Setelah Dipakai Mudik, Sebaiknya Langsung Periksa Bagian Ini

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mekanik saat lakukan perawatan berkala motor. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mekanik saat lakukan perawatan berkala motor. Foto: Istimewa

Momen mudik Lebaran hampir usai, sejumlah pemudik mulai kembali ke tanah perantauan dengan berbagai moda transportasi. Bagi pemudik yang menggunakan motor, sebaiknya jangan lupa langsung lakukan pemeriksaan komponen berikut.

Dijelaskan Service Advisor Yamaha Motor Juanda, Wawan Sutawijaya ada beberapa bagian dan komponen yang wajib dilakukan pemeriksaan sampai dengan penggantian. Pelumas untuk mesin jadi utama.

"Ganti oli mesin itu penting, ya. Karena kan pasti ada kena macet, kerja mesin motor yang dipakai mudik sudah pasti lebih berat. Kalau untuk motor matik ganti oli mesin dan oli buat gir atau gardan, untuk motor sport ganti oli mesin dan filternya sekalian," kata Wawan dihubungi kumparan, Senin (15/4).

Ia menjelaskan, penggunaan motor untuk dipakai perjalanan mudik tentunya dihadapkan situasi yang berbeda dibanding saat digunakan harian. Misalnya, suhu yang lebih tinggi karena jelajah motor yang lebih jauh dan berdurasi lama.

Ilustrasi bengkel Yamaha Foto: Sena Pratama/kumparan

"Belum lagi, pemudik motor kan biasanya bawa barang banyak. Untuk pengecekan motor setelah dipakai mudik sebenarnya tidak berbeda jauh dengan metode pengecekan servis rutin di bengkel," terang Wawan.

Pelumas lainnya yang juga menjadi titik pengecekan lainnya adalah minyak rem dan shockbreaker. Kedua komponen yang terletak pada area kaki-kaki ini, menurut Wawan jadi bagian yang bekerja keras selama motor digunakan.

"Misalnya bagian kaki-kaki terutama, entah dia lewat jalan jelek atau terabas lubang dengan kondisi motor berat. Kemudian biasanya suspensi itu suka luput sama pemiliknya, kita nanti lihat ada potensi bleeding atau kebocoran pada shockbreaker. Kalau bocor mau tidak mau harus ganti olinya, ini sebelum mudik juga suka terlewat pengecekan," imbuhnya.

"Minyak rem juga nanti akan dicek, jalan jauh dan lama pastinya kan ada momen berhenti atau memperlambat dalam intensitas sering. Ini juga nanti akan menyambung untuk pemeriksaan kanvas rem motor," jelas Wawan.

Montir memeriksa kondisi sepeda motor milik konsumen di bengkel Berkah Motor, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Namun, Wawan bilang untuk penggantian komponen berdasarkan pengamatan mekanik di lapangan serta diskusi dengan pemilik motor untuk jadwal penggantiannya. "Tapi ini kondisional, kalau masih terlihat bagus biasanya dibiarkan dan dikasih tahu ke pemilik kapan harus diganti selanjutnya. Pokoknya itu pelumas di mesin, rem, suspensi," katanya.

Untuk motor sport atau yang dilengkapi dengan sistem kopling basah, Wawan juga berbagi cerita tentang konsumennya yang pernah mencium bau gosong atau terbakar ketika motornya sedang digunakan selama perjalanan mudik.

"Itu kita lakukan pengecekan bisa saja bagian pelat kopling terbakar. Apalagi ini bagi perjalanan mudiknya lewat perbukitan seperti tanjakan atau turunan ekstrem. Juga misalnya di daerah tersebut ternyata macet, ada pengendara yang sengaja menahan motornya dengan membuka kopling setengah, buat bantu kinerja rem," paparnya.

"Kalau komstir kita lakukan pengecekan berkala saja dan tergantung dari keluhan dari pemilik. Ini termasuk dari 21 titik pengecekan kita," pungkas Wawan.

***