Mumpung di Rumah, Begini Langkah Ganti Oli Motor Tanpa Perlu ke Bengkel

kumparanOTOverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock

Mayoritas beberapa pabrikan sepeda motor menganjurkan penggantian oli mesin khusus skutik maksimal tiap 2.500 kilometer. Jika abai, performa motor akan menurun bahkan bisa saja merusak komponen dalam mesin.

Bukan tanpa alasan, oli yang kotor akan menyebabkan gesekan berlebih pada mesin. Selain itu menyebabkan area mesin menjadi cepat panas.

Nah karena masih di masa pandemi COVID-19 dan bagi Anda yang lebih memilih di rumah saja bisa melakukan penggantian oli mesin sendiri dirumah. Mengingat pekerjaan ini cukup mudah dilakukan.

Meski mudah, menurut Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom pemilik perlu memperhatikan rentetan cara yang benar dan menghindari kebiasaan salah ketika mengganti pelumas. Ya, salah satunya menrisikan dengan kompresor atau angin bertekanan.

"Sebenarnya paling efektif dan tak berisiko adalah menunggu sampai oli benar-benar sudah tak menetes. Hindari menggunakan kompresor karena punya banyak kandungan air," kata Slamet kepada kumparan belum lama ini.

Lebih lanjut, kata Slamet, ketika angin dari kompresor disemprotkan ke ruang mesin angin akan berubah menjadi uap air kemudian mengendap dan bisa mengganggu fungsi oli.

"Uap yang menjadi air akan merusak zat aditif yang ada di dalam oli. Efeknya hasil pembakaran tidak maksimal dan bisa membuat komponen mengalami gesekan besar dan kemudian aus," katanya.

Agar proses penirisan oli secara manual bisa maksimal, saran Slamet sebelum mengganti oli baru setidaknya panaskan mesin kira-kira 2 sampai 5 menit. Sebab, ketika mesin dalam keadaan hangat, oli akan menjadi encer dan lebih mudah turun.

Langkah yang harus Anda ikuti

Layout mesin all new Yamaha NMax. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Sebelum melakukan penggantian oli, pastikan Anda membaca dengan teliti caranya di buku manual. Biar lebih mudah, kumparan bantu rangkumkan rentetannya.

  • Pertama, siapkan oli mesin sesuai spesifikasi motor Anda, tang, wadah penampungan oli bekas, kunci nomor 12 atau 14 (disesuaikan) untuk membuka baut oli di bawah crankcase.

  • Letakkan wadah penampungan tepat di bawah pembuangan oli.

  • Buka tutup pengisian oli (dipstick) dengan tang dan baut pembuangan oli di bawah crankcase tadi dengan kunci 12 atau 14.

  • Diamkan sampai oli bekas tak menetes lagi.

  • Jika sudah memastikan tak ada lagi oli yang menetes tutup kembali lubang oli dengan baut dan pastikan posisinya tepat.

  • Isi bak mesin dengan oli baru sesuai takaran dan anjuran pabrikan kemudian tutup rapat pengisian oli atau dipstick-nya.

Jangan buang oli bekas sembarangan

Oli transmisi bekas. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Jika sudah aktivitas penggantian oli sudah selesai jangan membuang oli bekas di sembarang tempat. Simpan di wadah tertutup dan berikan pada bengkel motor terdekat. Sebab oli mengandung bahan-bahan kimia yang tidak baik untuk lingkungan.

Bagaimana, mudah bukan?