Naik 6,7 Persen, Ekspor Mobil CBU Indonesia Tembus Setengah Juta Unit

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ekspor mobil Toyota produksi Indonesia dari Pelabuhan Patimban, Selasa (8/3).  Foto: dok. TMMIN
zoom-in-whitePerbesar
Ekspor mobil Toyota produksi Indonesia dari Pelabuhan Patimban, Selasa (8/3). Foto: dok. TMMIN

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat peningkatan total ekspor mobil secara utuh (CBU) pada 2023.

Kenaikannya sebesar 6,7 persen, dari 2022 sebanyak 473.602 unit menjadi 505.134 unit di 2023. Ini melampaui target ekspor mobil CBU Indonesia sebanyak 500 ribu unit, dari tahun sebelumnya 470 ribu unit.

"Ini cukup mengesankan pertumbuhannya di tengah kondisi pemulihan setelah pandemi, walaupun di tengah perjalanan itu ada kendala baru," buka Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara di Jakarta, Selasa (16/1).

Ekspor mobil Toyota produksi Indonesia dari Pelabuhan Patimban, Selasa (8/3). Foto: dok. TMMIN

Kendala yang dimaksud adalah pemberlakuan kuota impor mobil menuju negara tujuan ekspor terbanyak kedua, yakni Meksiko.

"Ternyata tahun lalu Meksiko mengalami defisit neraca perdagangan dengan Indonesia, akibatnya kemudian diberlakukan kuota," ungkapnya.

Asosiasi kata Kukuh, telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri untuk mengatasi hal tersebut.

"Karena ternyata ada beberapa brand anggota Gaikindo yang sangat diminati di Meksiko. Meksiko nampaknya sama seperti Indonesia, jadi rupanya penyuka 7-seater, laku di sana," terangnya.

Petugas memeriksa mobil-mobil yang akan diekspor di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Selasa (29/3/2022). Foto: ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Dalam empat tahun terakhir, tren ekspor CBU kendaraan roda empat atau lebih dari Indonesia terus positif.

Pada 2020 misalnya, ada 232.175 unit yang diekspor. Naik lagi menjadi 294.639 unit pada 2021, lalu tumbuh lagi pada 2022 sebanyak 473.602 unit, serta pada 2023 sebanyak 505.134 unit.

Adapun ekspor mobil CBU Indonesia telah dikirim ke lebih dari 93 negara tujuan. Filipina menjadi pasar terbesar, disusul Meksiko, Vietnam, Arab Saudi, dan Thailand.

"Dengan melampaui target yang ditetapkan tahun 2023, mudah-mudahan bisa tembus satu juta unit untuk ekspor CBU mobil di tahun 2025," kata Kukuh.

Kinerja ekspor mobil CBU 2023

  • Daihatsu 157.511 unit

  • Toyota 137.661 unit

  • Mitsubishi 80.519 unit

  • Hyundai 54.438 unit

  • Suzuki 38.557 unit

  • Honda 25.309 unit

  • Isuzu 7.058 unit

  • Wuling 1.525 unit

  • Hino 230 unit

  • DFSK 226 unit.