Pandemi, Bisnis Otomotif Grup Astra Terkoreksi

17 September 2020 11:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Toyota Avanza dan Calya di IIMS 2019. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Avanza dan Calya di IIMS 2019. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
ADVERTISEMENT
Penjualan mobil baru grup Astra International pada Agustus 2020 mengalami penurunan hingga 62,4 persen dibandingkan Agustus 2019.
ADVERTISEMENT
Mengacu data wholesales yang diberikan oleh Astra International, grup otomotif besar itu hanya membukukan distribusi dari pabrik ke diler sebanyak 21.990 unit pada Agustus 2020 atau dengan market share 50,2 persen.
Sedangkan pada Agustus 2019 lalu, Astra International sukses meraup wholesales hingga 58.627 unit atau dengan market share 54,5 persen.
Berikutnya bila dibandingkan Juli lalu, capaian Astra Internasional pada Agustus itu sebenarnya sudah menunjukkan tren positif, dengan kenaikan 88,1 persen dari 11.690 unit di Juli lalu.
Turunnya penjualan mobil baru grup Astra International itu, tentu saja disebabkan situasi pasar otomotif yang sedang lesu akibat pandemi COVID-19.
Presiden Direktur PT Astra International TBK, Djony Bunarto Tjondro, mengatakan pandemi COVID-19 cukup berdampak bagi bisnis otomotif Astra International. Bahkan, ia memprediksi situasi tersebut akan terus berdampak hingga akhir 2020.
ADVERTISEMENT
Daihatsu di IIMS 2019. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO

Dominasi Toyota

Dari angka wholesales Astra International pada Agustus lalu yang sebesar 21.990 unit itu, Toyota menjadi kontributor utama sebesar 39,7 persen dengan torehan 8.740 unit diluar dua mobil LCGC-nya, yakni Toyota Agya dan Calya.
Bila dibandingkan Agustus 2019 lalu yang sukses terdistribusi 29.159 unit di luar mobil LCGC, angka itu turun hingga 70 persen. Lalu bila dibandingkan Juli lalu, distribusi Toyota juga turut mengalami kenaikan 19,2 persen dari 7.332 unit.
Deretan mobil hybrid Toyota Indonesia. Foto: dok. Istimewa
Pada posisi runner up terdapat Daihatsu yang memberikan kontribusi 30,2 persen. Daihatsu sukses mengumpulkan angka wholesales 6.651 unit di luar dua mobil LCGC-nya, yakni Sigra dan Ayla.
Raihan Daihatsu pada Agustus 2020 itu terkoreksi 56,8 persen dibandingkan Agustus 2019 lalu yang meraih 15.415 unit. Sedangkan bila dibandingkan pada Juli lalu, angka itu melonjak tajam hingga 328 persen, dari angka 1.153 unit.
Booth Daihatsu di GIIAS 2019 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Posisi 3 terdapat merek yang terkenal akan produk-produk bermesin dieselnya, yaitu Isuzu, yang menyumbangkan kontribusi terhadap Astra International sebesar 5,9 persen atau dengan angka 1.312 unit.
ADVERTISEMENT
Dibandingkan pada Agustus 2020 lalu yang mencatatkan 2.360 unit, wholesales Isuzu itu merosot hingga 44,4 persen. Lalu bila dibandingkan pada Juli lalu, raihan Isuzu itu naik 12,5 persen dari angka 1.166 unit.
Isuzu mu-X. Foto: Astra Isuzu
Selanjutnya pada posisi 4 dan 5, terdapat merek kendaraan besar dari Astra, yaitu UD Trucks dengan capaian 54 unit dan merek mobil Eropa milik Astra International, yaitu Peugeot, dengan angka 16 unit.
Wholesales Astra International Agustus 2020. Foto: dok. Astra International
Wholesales Astra International Agustus 2020. Foto: dok. Astra International

Capaian Astra International

Sama seperti pada bulan Agustus, raihan wholesales Astra International dari Januari hingga Agustus 2020 juga anjlok bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada Januari hingga Agustus 2020, Astra International menorehkan angka 213.080 unit dengan market share 54,9 persen. Angka itu terkoreksi 51,8 persen dari 2019 lalu yang mencapai 442.398 unit atau dengan market share 55,3 persen.
ADVERTISEMENT
Toyota masih jadi merek dengan penjualan terbanyak dari grup Astra International sepanjang Januari hingga Agustus 2020 dengan raihan 98.330 unit di luar mobil LCGC-nya, Agya dan Calya.
New Avanza dan new Veloz Foto: Istimewa
Angka wholesales Toyota itu juga merosot 53,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019 lalu, yakni 213.588 unit.
Daihatsu juga masih jadi runner up dengan wholesales 57.978 unit diluar dua mobil LCGC-nya, Ayla dan Sigra. Capaian itu turun 49,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar 115.451 unit.
Daihatsu di IIMS 2019. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
Berikutnya pada posisi 3 juga masih ditempati Isuzu dengan wholesales 9.585 unit, terkoreksi 38 persen dibandingkan 2019 lalu yang mencatatkan 15.480 unit.
Posisi 4 dan 5 juga masih dihuni oleh UD Trucks dan merek asal Prancis, Peugeot, yang masing-masing meraih wholesales 362 unit dan 163 unit.
UD Trucks Quester Foto: dok. Astra UD Trucks
Khusus untuk UD Trucks, pada Januari hingga Agustus 2019 lalu, belum ada data penjualannya. Sementara untuk Peugeot, penjualannya pada 2020 ini justru jauh lebih baik dibandingkan 2019 lalu yang hanya 62 unit atau naik hingga 162,9 persen.
Wholesales Astra International Januari- Agustus 2020. Foto: dok. Astra International
***
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)