Pelat Nomor Putih Juga Bakal Pakai Chip, Apa Fungsinya?

27 Mei 2022 11:38
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Warna baru TNKB atau pelat nomor kendaraan pribadi.  Foto: Korlantas Polri
zoom-in-whitePerbesar
Warna baru TNKB atau pelat nomor kendaraan pribadi. Foto: Korlantas Polri
ADVERTISEMENT
Perubahan warna pelat nomor kendaraan bermotor dari hitam menjadi putih akan dimulai secara bertahap pada tahun 2022. Selain itu, pelat nomor putih ke depannya juga akan dilengkapi chip dengan Radio Frequency Identification atau RFID.
ADVERTISEMENT
Meski masih harus menunggu anggaran untuk penerapan chip keluar, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus menjelaskan ada beberapa alasan penambahan teknologi chip pada pelat nomor kendaraan bermotor perlu dilakukan.

Mempermudah mengetahui data pemilik kendaraan

Adanya pemasangan chip pada pelat nomor kendaraan bermotor, bertujuan untuk mempermudah Kepolisian dalam mengakses data kendaraan, seperti rekam jejak kecelakaan hingga pelanggaran.
“Semua data kendaraan itu udah ada semua, data motor pernah kecelakaan, pernah melanggar, kena tilang berapa kali, ada semua di situ,” terang Yusri.
Petugas NTMC Korlantas Polri mengamati pergerakan arus lalu lintas pada layar di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Jakarta. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas NTMC Korlantas Polri mengamati pergerakan arus lalu lintas pada layar di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Polri, Jakarta. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Mendorong efektivitas ETLE

Dengan mudahnya mengakses data kendaraan berkat chip yang tertanam pada pelat nomor putih tersebut, diharapkan mampu mendorong efektivitas ETLE lebih lanjut dan identifikasi jadi lebih mudah.
“Tilang ETLE itu jadi lebih mudah, ketika disorot sudah bisa keluar semua datanya,” jelas Yusri ketika dihubungi kumparan, Selasa (24/5).
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Menghindari pelat nomor palsu

Lanjut Yusri, tertanamnya chip itu juga bisa membantu pengurangan pelat nomor palsu yang masih sering dilakukan bagi yang ingin melewati ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap dengan mudah.

Sebagai pembayaran di gerbang tol

Sejumlah kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melaju saat akan memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/5/2022). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melaju saat akan memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/5/2022). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
Penggunaan chip pada pelat nomor juga bakal berfungsi sebagai alat untuk pembayaran pintu tol. Ini seperti sistem RFID yang diterapkan pada sistem pembayaran tol nirsentuh di sejumlah negara.
“Kemudian nanti masuk tol jadi lebih mudah,” tutur Yusri.
Adapun untuk fungsi ini, Kepolisian akan bekerja sama dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan instansi lainnya. Nantinya, sistem pada gerbang tol akan mendeteksi pelat nomor kendaraan melalui chip.
Apabila pelat nomor yang terdeteksi tidak terdata dan tidak sesuai, maka gerbang tol secara otomatis tidak akan terbuka.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, Yusri berharap anggaran untuk pemasangan chip ini bisa turun agar teknologi tersebut bisa dilaksanakan secepatnya.
“Mudah-mudahan nanti dapat anggaran biar kita bisa wujudkan teknologinya, karena memang harus, negara lain sudah menggunakan RFID,” tutup Yusri.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020