Pemotor, Hindari Menyiagakan Jari Tangan Pada Tuas Rem Depan

Selalu menempatkan jari pada tuas rem nyatanya sebuah kesalahan besar. Apabila tidak sadar dan refleks, jari tangan akan menarik tuas rem dengan sangat cepat dan melakukan pengereman secara mendadak.
Menurut Pendiri sekaligus Instruktur Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) Jusri Pulubuhu, tindakan tersebut sepatutnya harus dihindarkan, karena menyangkut aspek keselamatan pengendara itu sendiri dan pengguna jalan lain. Selain itu, Jusri pun membeberkan dasarnya mengapa pengendara motor harus menghindari perilaku tersebut.
"Begini dasarnya, semua perilaku tindakan yang dilakukan saat mengendarai sepeda motor sebagai moda transportasi paling fleksibel dan paling rentan terhadap kecelakaan, maka segala tindakan yang merupakan keputusan harus berdasarkan analisa terlebih dahulu, artinya tidak ada gerakan spontan atau refleks yang dilakukan," ucap Jusri saat dihubungi kumparanOTO, Selasa (17/7).
Jusri melanjutkan, sudah sepatutnya segala tindakan saat berkendara harus dilakukan secara sistematis, apalagi soal antisipasi. Ini artinya gerakan refleks perlu dicermati untuk menghindari tindakan di luar kendali.

"Apabila terjadi keputusan spontan, maka sudah melanggar kaidah analisa tadi. Mengapa tindakan spontan tidak boleh dilakukan, karena berdasarkan sebuah penelitian, tindakan yang melewati fase analisa apabila berhasil itu semata-mata karena keberuntungan, bukan hasil sebuah proses analisa. Karena filosofi pengereman hanya boleh dilakukan ketika kendaraan dalam posisi terkendali, " tambah Jusri.
Sebagai contoh, pengendara yang refleks menekan rem secara mendadak tentu membuat kagok pengendara di belakangnya. Alih-alih ingin menghindari benturan dengan objek yang ada di depan, justru bisa menyebabkan tabrakan beruntun dari belakang, akibat pengendara di belakangnya yang tidak sempat melakukan pengereman.

Selebihnya Jusri menambahkan, cara terbaik untuk menghindari kesalahan akibat tindakan refleks tersebut adalah tetap menempatkan jari-jari tangan menggenggam handle grip (gas). Sedangkan untuk pengeremannya sendiri harus dilakukan bertahap sambil selalu memperhatikan keadaan sekitar dan memanfaatkan spion.
"Mengapa tidak boleh stand by di tuas rem? Untuk menghindari gerakan spontan dan tidak sadar dengan menekan rem secara mendadak, karena menekan rem mendadak dan secara cepat ini bisa bikin motor menggelosor, jatuh," tutup Jusri.
