Pemotor, Ini Jenis Toolkit yang Wajib Dibawa Saat Mudik
·waktu baca 3 menit

Mudik dengan menggunakan sepeda motor diprediksi masih menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat, Pemerintah tahun ini memperkirakan akan ada sekitar 17 juta pemudik yang menggunakan motor.
Meski sebenarnya tidak dianjurkan, tetapi bagi pemudik yang harus menggunakan sepeda motor, tentunya perlu mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran dan kenyamanan selama melakukan perjalanan mudik.
“Lakukanlah manajemen perjalanan dengan baik seperti persiapan sebelum berkendara, pola istirahatnya, manajemen emosi, dan perhatikan barang bawaan jangan sampai berlebih,” ujar Instruktur Keselamatan Berkendara dan Founder Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC), Jusri Pulubuhu (22/4).
Selain itu, kelengkapan berkendara dan pakaian yang dikenakan selama perjalanan mudik, perlunya diperhatikan aspek kenyamanan dan keselamatannya. Jangan lupa siapkan juga kelengkapan dokumen pribadi dan sepeda motor yang digunakan, seperti STNK, SIM, KTP.
Sepeda motor yang digunakan untuk keperluan mudik tentu harus dalam kondisi yang sangat prima, untuk itu selalu disarankan melakukan pengecekan atau servis sepeda motor jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan.
Kendati sudah melakukan pengecekan atau servis sepeda motor, ada baiknya mempersiapkan alat bantu atau toolkit jika menemui kendala ketika berada di tengah perjalanan. Apa saja itu?
Setidaknya ada beberapa toolkit standar yang perlu dibawa seperti obeng, kunci busi, tang, kunci pas ring nomor 10mm, 12mm, 17mm, 19mm, dan siapkan juga pelumas serbaguna seperti yang ditawarkan oleh merek Rexco 50.
Toolkit tersebut sangat berguna ketika motor mengalami masalah di tengah perjalanan, apalagi lokasinya jauh dari bengkel sehingga dapat diperbaiki secara mandiri seperti misalnya membetulkan rantai yang sering kendur atau bahkan putus.
Untuk kondisi seperti ini, perkakas tang dapat digunakan untuk menyambungkan kembali rantai yang putus, kemudian kunci pas ring berbagai nomor 10 mm, 12 mm, 17 mm, dan 19 mm untuk menyetel kerenggangan rantai.
Kunci busi juga bisa kita manfaatkan ketika motor mengalami masalah seperti tiba-tiba brebet atau bahkan mogok, ketika melakukan perjalanan jauh maka busi yang pertama kali kita cek kondisinya.
“Saat mudik kami menyarankan untuk membawa toolkit yang mempunyai kualitas, aman dan terpercaya, karena jika menggunakan toolkit yang sembarangan malah bisa bikin baut slek atau dol yang pada akhirnya menambah masalah saat nanti dijalan” ujar Brand Marketing Manager Tekiro, Novitasari dalam keterangan resmi yang diterima kumparan.
Pelumas serbaguna juga sebaiknya tidak luput untuk disiapkan selama perjalanan, fungsinya bisa digunakan ketika mengalami masalah kelistrikan seperti mengatasi tombol sein yang tiba-tiba macet atau keras, klakson tidak bunyi atau tombol starter elektrik yang bermasalah, hingga membuka baut motor yang keras.
Setelah semua sudah dipersiapkan dengan matang, maka perjalanan mudik akan lebih aman dan nyaman. Hal lainnya yang perlu diingat bahwa untuk menjaga fisik tetap prima sepanjang perjalanan, sebaiknya kita berhenti untuk istirahat setiap dua jam sekali.
