Pengelola Batasi Waktu Istirahat di Rest Area Cipali, Cuma 30 Menit

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Parkiran Rest Area KM 166 Tol Cipali terlihat penuh oleh kendaraan pemudik yang sedang beristirahat, pada Minggu (15/3/2026). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Parkiran Rest Area KM 166 Tol Cipali terlihat penuh oleh kendaraan pemudik yang sedang beristirahat, pada Minggu (15/3/2026). Foto: Dok. kumparan

Kondisi rest area di ruas tol Trans Jawa mulai mengalami lonjakan pemudik. Sejumlah titik dilaporkan padat, terutama di jalur favorit pemudik menuju wilayah timur.

Head of Corporate Communications ASTRA Infra, Deddy Pradityo Opficon, menyebut rest area di ruas Tol Cikopo–Palimanan terpantau ramai hingga padat pada hari ini. Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di rest area Jomo yang masih memiliki kapasitas parkir.

“Kondisi di rest area Cipali pada hari ini terpantau ramai dan padat pengunjung. Sedangkan rest area Jomo terpantau terdapat kantong parkir,” ujar Deddy kepada kumparan, Jumat (20/3/2026).

Pemudik menata barang bawaan saat beristirahat di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Ia menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur kepadatan di area istirahat tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan sistem buka tutup di beberapa rest area guna mengurai antrean kendaraan yang masuk.

“Atas koordinasi dengan Kepolisian, beberapa Rest Area di Ruas Tol Cipali memberlakukan buka tutup rest area,” jelasnya.

Lebih lanjut, Deddy mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan rest area secara bijak. Ia menyarankan agar waktu istirahat dibatasi maksimal 30 menit agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Parkiran rest area KM 166 Tol Cipali diguyur hujan dan terpantau padat, Jumat (26/12/2025). Foto: Dok. kumparan

“ASTRA Infra juga senantiasa mengimbau pengguna jalan untuk bijak menggunakan rest area maksimal selama 30 menit,” katanya.

Selain itu, pengguna jalan juga disarankan mencari alternatif tempat istirahat di luar tol apabila rest area penuh. Hal ini dimungkinkan karena sistem transaksi tertutup yang diterapkan di ruas tol Trans Jawa.

“Apabila rest area penuh, pengguna jalan dapat mencari tempat istirahat alternatif di luar jalan tol, mengingat ruas tol ASTRA Infra termasuk dalam jaringan Tol Transjawa yang menggunakan sistem transaksi tertutup,” ujarnya.

Dengan sistem tersebut, pengguna jalan tetap bisa keluar tol untuk beristirahat atau mengisi bahan bakar tanpa dikenakan tarif tambahan selama masih berada dalam rute perjalanan yang sama.