Penjualan Daihatsu Naik 7 Persen Bulan Lalu, Ini Model Terlarisnya

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil modifikasi Daihatsu ditampilkan saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mobil modifikasi Daihatsu ditampilkan saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperoleh catatan positif dari penjualan ritel atau pengiriman dari diler ke konsumen langsung selama bulan Oktober kemarin. Hasilnya, terjadi peningkatan sebesar 7 persen dibanding periode sebelumnya.

Selama bulan ke-10 tahun ini, Daihatsu mampu mendistribusikan kendaraannya sebanyak 12.196 unit, selisih 806 unit lebih banyak dibanding September yang peroleh 11.390 unit. Segmen light commercial vehicle dan LCGC masih jadi andalan.

Rinciannya, Gran Max Pick up (PU) terjual sebanyak 4.436 unit atau berkontribusi sebesar 34 persen dari total penjualan. Sementara model Gran Max Minibus berhasil diedarkan sebanyak 4.208 unit atau kontribusinya 19,7 persen.

Sedangkan jajaran model LCGC seperti Daihatsu Sigra masih menjadi favorit dengan angka penjualan 2.348 unit atau sumbangsihnya 19,3 persen dan Ayla totalnya 764 unit atau menyumbang 6,3 persen dari total.

Suasana booth Daihatsu pada pegelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Marketing and Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani mengatakan pencapaian baik tersebut berkat kepercayaan dan loyalitas para pelanggan Daihatsu di seluruh Indonesia.

"Kami bersyukur, sepanjang Oktober 2025 lebih dari 80 persen penjualan Daihatsu didukung oleh segmen commercial low dan LCGC," buka Agung dalam keterangan resmi yang diterima kumparan.

"Khusus segmen Commercial Low mendominasi penjualan Daihatsu sekitar 56 persen yang berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia karena menjadi mitra bisnis bagi para pelaku usaha dan UMKM baik perorangan maupun perusahaan,” lanjutnya.

Secara year to date (YTD) per Oktober 2025, segmen Commercial Low Daihatsu juga turut bertumbuh dari sisi pangsa pasar menjadi 65,5 persen, alias menanjak 2,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 63,1 persen.

Segmen tersebut ditopang oleh dua model yang jadi tumpuan selama ini yakni Gran Max PU sebanyak 34.340 unit, mendominasi pasar pick up low sebesar 58,6 persen persen. Hasil itu naik 1,5 persen dibanding 2024 lalu.

Pengguna Ayla di Daihatsu Kumpul Sahabat Balikpapan. Foto: Dok. kumparan

Kemudian ada Gran Max Minibus yang sudah terjual sebanyak 14.098 unit dengan pangsa sebesar 91,8 persen di segmen semi-commercial, ini juga naik sebesar 0,9 persen dibanding periode serupa tahun 2024 kemarin.

Karena itu, Daihatsu tetap mampu memperkuat pangsa pasar otomotif nasional sebesar 17 persen dengan total penjualan 112.530 unit. Sementara perolehan keseluruhan pasar roda empat atau lebih sejauh ini sudah mencapai 660 ribu unit.

Menurut pabrikan, terdapat beragam alasan konsumen memilih mobil Daihatsu sebagai kendaraan yang best value. Seperti efisiensi bahan bakar optimal, harga kendaraan yang terjangkau, total cost ownership yang memberikan nilai ekonomis jangka panjang.

Kemudian kemudahan perawatan melalui jaringan layanan purnajual luas, serta harga jual kembali (resale value) yang stabil. Bahkan setelah beberapa tahun penggunaan yang menjadikan Daihatsu sebagai solusi tepat bagi masyarakat menginginkan kendaraan sebagai aset investasi mereka.