Penjualan Motor Balik Moncer, AISI Bidik 6,45 Juta Unit Terjual 2024
ยทwaktu baca 2 menit

Penjualan motor agaknya mengalami kondisi yang berkebalikan dari penjualan mobil. Sepanjang tahun ini justru mengalami peningkatan, demikian bila mengacu data wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Pada Januari-September 2023 wholesales yang tercatat AISI mencapai 4.721.683 unit. Sementara pada periode yang sama tahun ini mencapai 4.872.496 unit, artinya naik tipis sebesar 3,1 persen.
Melihat tren tersebut, Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto bilang, proyeksi penjualan motor hingga akhir tahun kemungkinan bisa lebih baik dari tahun lalu.
"6,35 sampai 6,45 juta ya, dulu kan 6,2 sampai 6,4 juta kan. Sekarang tinggal tunggu Oktober, November, dan Desember. Nah dari rata-rata yang ada kami yakin bahwa 6,35 sampai 6,45 juta dapat," katanya saat ditemui di Cikarang, Selasa (5/11).
Revisi target ini sejatinya merupakan perubahan yang kedua. Sebelumnya asosiasi telah menargetkan penjualan motor mencapai 6,2 sampai 6,5 juta unit sepanjang 2024.
Namun terpaksa dikoreksi menjadi 6,2 sampai 6,3 juta unit, melihat kinerja penjualan pada semester pertama yang melemah imbas prioritas tahun ajaran baru, kebutuhan bahan pokok masyarakat, juga kredit macet.
Bicara kontribusi per segmen, motor matik absolut sebesar 90,16 persen, disusul model underbone termasuk motor pedal 5,37 persen, berikutnya segmen motor sport yang mengambil porsi kecil 4,47 persen.
Data wholesales motor 2024
Januari 592.658 unit
Februari 558.685 unit
Maret 583.747 unit
April 419.136 unit
Mei 505.670 unit
Juni 511.098 unit
Juli 598.901 unit
Agustus 573.886 unit
September 528.715 unit.
Data wholesales motor 2023
Januari 615.416
Februari 575.502
Maret 633.155
April 354.323
Mei 529.771
Juni 493.763
Juli 475.428
Agustus 534.379
September 509.946
Oktober 516.293
November 571.983
Desember 427.033.
