Otomotif
·
2 Oktober 2020 8:02

Penjualan Motor Baru Rontok Karena Pandemi, Yamaha RX-King Justru Sebaliknya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penjualan Motor Baru Rontok Karena Pandemi, Yamaha RX-King Justru Sebaliknya  (36852)
Yamaha RX King Limited Edition identik dengan warna gold Foto: dok. Istimewa
Pandemi corona memukul telak penjualan sepeda motor baru dan juga pasar motor bekas. Penjualannya bahkan dikatakan tiarap hingga 50 persen.
ADVERTISEMENT
Namun, ternyata tidak semua yang berkaitan dengan otomotif mengalami depresiasi. Musababnya, ada sektor bisnis yang justru meraup keuntungan di tengah wabah COVId-19.
Ahmad Arif contohnya, spesialis penjual Yamaha RX-King mengatakan, saat pandemi dan kebijakan PSBB pertama kali bisnis jual beli motor ngebulnya justru mengalami peningkatan hingga 100 persen.
"Penjualan saya tetap stabil bahkan naik 50-100 persen di 2 atau 3 bulan adanya corona," buka Arif saat dihubungi kumparan, Kamis (1/10).
Penjualan Motor Baru Rontok Karena Pandemi, Yamaha RX-King Justru Sebaliknya  (36853)
RX-King Special Edition NOS Foto: dok. Arif King Priok
Dia menjelaskan, profitnya bisa meningkat signifikan saat corona karena banyak pemilik Yamaha RX-King yang melepas motor koleksinya ke Arif.
"Banyak sekali yang jual motor koleksi karena untuk kebutuhan saat corona. Saat itu saya siap tampung saja dengan harga 'corona' stok banyak dan jual cepat lagi," ungkap dia.
ADVERTISEMENT
Nah, konsumennya adalah para sultan yang kebal efek corona. Arief mengatakan para kolektor tetap mencari RX-King di tengah wabah pandemi. Menyoal harga jual dari Arif pun mengatakan tak mengalami perubahan, dia tetap memasang harga yang sesuai dengan kondisi unit.

Motor hobi tetap banyak diminati

Penjualan Motor Baru Rontok Karena Pandemi, Yamaha RX-King Justru Sebaliknya  (36854)
Yamaha RX King Foto: dok. Istimewa
Arif mengungkapkan secara minat Yamaha RX-King tetap jadi buruan para kolektor berduit. Namun, seperti yang dijelaskan tadi untuk usaha yang terkena dampak terpaksa beberapa pemilik ada yang menjual motor kesayangannya.
"Untuk sultan-sultan (orang kaya) justru jadi mainan tambahan buat mereka. Mereka iseng cari dan suka lalu beli," paparnya.
Dia juga menjelaskan untuk motor hobi bisa dikatakan salah satu bisnis yang tetap moncer meski digempur corona. Hal ini tak lepas dari harga motor klasik yang tak bisa dibandingkan dengan motor baru.
ADVERTISEMENT

Susah cari barang

Penjualan Motor Baru Rontok Karena Pandemi, Yamaha RX-King Justru Sebaliknya  (36855)
Yamaha RX King Rp 50 juta Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Lebih lanjut, kata Arif dalam bisnis jual beli motor hobi khususnya Yamaha RX-King kendala paling sering ditemui adalah ketersediaan unit. Permintaan melimpah namun stok untuk dijual minim.
"Susahnya cari barang, bukan jual unitnya. Saya juga sangat selektif untuk membeli unit jadi memang agak sulit," paparnya.

Penjualan mulai normal

Penjualan Motor Baru Rontok Karena Pandemi, Yamaha RX-King Justru Sebaliknya  (36856)
Yamaha RX King Rp 50 juta Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Meski begitu, penjualan RX-King di garasinya dibilang kembali normal mulai pemberlakuan PSBB ketat atau PSBB jilid II di Jakarta. Hal ini dikarenakan konsumen mulai beraktivitas seperti biasanya.
"Ya penjualan mulai biasa lagi (tidak meningkat) saat PSBB kemarin. Saya lihat memang orang sudah jenuh ya, dia beli waktu itu memang untuk dilihat saat bosan di rumah," imbuhnya.
***
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)