Penjualan Motor Mei 2026 Ambles, Ekspor Komponen Meroket

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Skutik new Honda ADV 160 tampil di IMOS 2025. Foto: dok. AHM
zoom-in-whitePerbesar
Skutik new Honda ADV 160 tampil di IMOS 2025. Foto: dok. AHM

Kinerja penjualan motor dalam negeri tampaknya harus rela sedikit melambat. Data terbaru Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) periode Mei 2026, figur distribusinya terkoreksi cukup signifikan.

Capaiannya 479.388 unit, lebih rendah 7,98 persen dibanding bulan sebelumnya yang sanggup menyentuh 520.972 unit atau selisih sampai 41.584 unit. Ini juga kembali ke tren catatan selama Maret tahun ini.

Berbanding terbalik dengan kondisi dalam negeri, pengiriman motor dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) justru bergerak positif. Sepanjang Mei 2026, para pabrikan yang tergabung AISI di tanah air sukses mengekspor 54.759 unit motor CBU ke mancanegara.

Angka ini tumbuh sebesar 4,48 persen, yang berarti ada ekstra 2.348 unit motor rakitan lokal yang berhasil merangsek ke pasar global dibanding April 2026 yang tercatat 52.411 unit. Sayangnya tidak terjadi dengan ekspor CKD (Completely Knocked Down).

Astra Honda Motor (AHM) ikut ambil bagian di IMOS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Volume ekspor CKD pada Mei 2026 melandai ke angka 697.614 set unit, terkoreksi tipis sekitar 3,54 persen dari bulan sebelumnya. Otomatis, pengiriman komponen rakitan terurai ini kehilangan selisih volume sebanyak 25.606 set unit dibandingkan raihan April 2026 yang sanggup membukukan 723.220 set unit.

Lain cerita pada ekspor Part by Part. Sektor pendukung ini mencatatkan lonjakan masif sebesar 15,27 persen dengan total pengapalan mencapai 16.577.672 buah komponen selama Mei 2026. Angka fantastis tersebut melesat jauh dengan selisih kenaikan hingga 2.196.030 buah komponen April 2026.

Akumulasinya sepanjang lima bulan pertama tahun berjalan, total pasar domestik kini telah mengantongi penjualan sebanyak 2.614.451 unit. Sementara itu, kekuatan penetrasi pasar global melengkapi portofolio industri roda dua dengan akumulasi ekspor CBU sebesar 266.752 unit dan CKD sebanyak 3.219.392 set unit.

Lini ekspor komponen lepasan part by part menjadi penyumbang volume terbesar dengan total kumulatif menembus 67.034.869 komponen hingga Mei 2026. Selain itu secara keseluruhan, pasar roda dua sencara year-on-year justru tumbuh positif 29,76 persen. Berikut rinciannya.

Warna baru motor skutik Yamaha Grand Filano di IMOS 2024. Foto: Sena Pratama/kumparan

Data penjualan motor Januari-Mei 2026 (2.614.451 unit)

  • Januari: 577.763 unit

  • Februari: 587.354 unit

  • Maret: 448.974 unit

  • April: 520.972 unit

  • Mei: 479.388 unit.

Daftar penjualan motor Januari-Mei 2025 (2.014.857 unit)

  • Januari: 560.301 unit

  • Februari: 581.277 unit

  • Maret: 541.684 unit

  • April: 406.691 unit

  • Mei: 505.326.