Penjualan PHEV Melonjak 208,65 Persen, Mobil China Mendominasi

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana peluncuran harga BYD M6 DM. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana peluncuran harga BYD M6 DM. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Salah satu jenis kendaraan elektrifikasi berupa Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tengah naik daun. Performa penjualan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo catatkan lonjakan ratusan persen.

Laporan terbaru selama Januari hingga Agustus 2026, penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) meroket 208,65 persen dengan total 8.457 unit, dibanding periode yang sama tahun lalu dengan catatan 2.740 unit.

Peningkatan volume penjualan PHEV juga berdampak langsung pada penetrasinya terhadap total pasar otomotif nasional. Pada Januari-Agustus 2025, pangsa pasar PHEV hanya menyumbang sekitar 0,54 persen dari total wholesales nasional sebesar 500.951 unit.

Pada periode Januari-Agustus 2026, kontribusi PHEV terhadap total penyaluran seluruh kendaraan ke masing-masing jaringan penjualan nasional mencapai 599.491 unit alias terdongkrak menjadi 1,41 persen.

Mencoba Jaecoo J7 SHS (Super Hybrid System). Foto: Sena Pratama/kumparan

Kenaikan pesat ini tak lepas dari hadirnya pendatang baru yang langsung mendominasi pasar, yakni BYD M6 Cross DM-i. Lini kendaraan listrik asal Tiongkok tersebut sukses memimpin pasar PHEV Tanah Air dengan perolehan 4.423 unit, atau menguasai lebih dari separuh total pasar PHEV nasional.

Pabrikan Tiongkok lainnya, Chery mengekor di posisi berikutnya melalui model Tiggo 8 CSH yang mengantongi penjualan 1.999 unit dan Tiggo 9 CSH sebanyak 497 unit. Sementara itu, jajaran model baru seperti Geely Starray DM-i mencatatkan 334 unit serta duo Wuling, Eksion PHEV dan Darion PHEV, masing-masing terdistribusi 359 unit dan 315 unit.

Perbandingan Year-on-Year (YoY) pada model-model yang telah dipasarkan sejak tahun lalu menunjukkan pergerakan yang amat beragam. Model Chery Tiggo 8 CSH mengalami koreksi tipis sebesar 9,05 persen YoY dari 2.198 unit pada Januari-Agustus 2025 menjadi 1.999 unit pada periode yang sama tahun 2026.

Kinerja Jaecoo J7 SHS juga tergerus sebesar 42,23 persen YoY, di mana pengiriman unitnya turun dari 438 unit pada 2025 menjadi 253 unit pada delapan bulan pertama 2026. Mazda CX-8 PHEV membukukan kenaikan sebesar 67,34 persen dari 49 unit menjadi 82 unit pada Januari-Agustus 2026.

Seremoni penyerahan unit Geely Starray EM-i perdana ke konsumen di Serpong, Tangerang. Foto: Sena Pratama/kumparan

Di segmen mewah, penurunan tajam justru melanda brand-brand asal Eropa maupun Jepang. Pengiriman Volvo XC90 PHEV merosot 52,94 persen YoY menjadi 8 unit (vs 17 unit), Volvo XC60 PHEV anjlok 90,47 persen YoY menjadi 2 unit (vs 21 unit), serta BMW XM PHEV terperosok 86,66 persen YoY menjadi 2 unit dibanding 15 unit pada periode sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Lexus NX450h+ mencatatkan angka penjualan yang stagnan dengan raihan tepat 1 unit, baik pada periode Januari-Agustus 2025 maupun Januari-Agustus 2026.

Semakin melimpahnya pilihan model PHEV bermesin efisien dengan harga yang kian kompetitif diprediksi bakal makin memperkuat daya tarik teknologi hibrida colokan ini di mata konsumen otomotif tanah air.

Wholesales PHEV Januari-Agustus 2026

  1. BYD M6 Cross DM: 4.423 unit

  2. Chery Tiggo 8 CSH: 1.999 unit

  3. Chery Tiggo 9 CSH: 497 unit

  4. Geely Starray DM-i: 334 unit

  5. Wuling Eksion PHEV: 359 unit

  6. Wuling Darion PHEV: 315 unit

  7. Jetour T1 i-DM: 305 unit

  8. Jaecoo J7 SHS: 253 unit

  9. Jaecoo J8 SHS: 198 unit

  10. DFSK E5 Plus: 84 unit

  11. Mazda CX-8 PHEV: 82 unit

  12. Jetour T2 i-DM: 54 unit

  13. Volvo XC90 PHEV: 8 unit

  14. Volvo XC60 PHEV: 2 unit

  15. BMW XM PHEV: 2 unit

  16. Lexus NX450h+: 1 unit.

Total penjualan wholesales Januari-Agustus 2026: 599.491 unit

Wholesales PHEV Januari-Agustus 2025

  1. Chery Tiggo 8 PHEV: 2.198 unit

  2. Jaecoo J7 SHS: 438 unit

  3. Mazda CX-8 PHEV: 49 unit

  4. Volvo XC60 PHEV: 21 unit

  5. Volvo XC90 PHEV: 17 unit

  6. BMW XM: 15 unit

  7. BMW 530e PHEV: 1 unit

  8. Lexus NX450h+: 1 unit

  9. Toyota Prius PHEV: 1 unit.

Total penjualan wholesales Januari-Agustus 2025: 500.951 unit.

Peluncuran Chery Tiggo 8 CSH Comfort dan Premium AWD di GJAW 2025, Sabtu (22/11/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Selain secara tahunan, penjualan mobil-mobil PHEV juga tumbuh 1,01 persen dibanding Juli 2026. Selama Agustus lalu pabrikan mampu menyuplai 1.993 unit, selisih sekitar 20 unit dari sebelumnya yang torehkan 1.973 unit.

BYD M6 DM jadi pemimpin klasemen mobil PHEV terlaris Agustus 2026 dengan catatan 1.161 unit. Kendati begitu, penyerapannya anjlok 19,21 persen diabanding bulan ke-7 yang mampu mendistribusikan 1.437 unit. Berikut daftar lengkapnya.

Wholesales PHEV Agustus 2026

  1. BYD M6 DM: 1.161 unit

  2. Chery Tiggo 8 CSH: 319 unit

  3. Jetour T1 i-DM: 149 unit

  4. Chery Tiggo 9 CSH: 74 unit

  5. DFSK E5 Plus: 73 unit

  6. Jaecoo J7 SHS: 59 unit

  7. Geely Starray: 39 unit

  8. Jetour T2 i-DM: 28 unit

  9. Jaecoo J8 SHS: 24 unit

  10. Mazda CX-80: 21 unit.