Perusahaan Prancis Investasi Rp 87 Triliun untuk Bangun Pabrik Semikonduktor

26 Juli 2022 15:15
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi pabrik semikonduktor. Foto: Rideapart
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pabrik semikonduktor. Foto: Rideapart
ADVERTISEMENT
Krisis semikonduktor berkepanjangan yang menimpa industri manufaktur dan otomotif global, telah memukul berbagai produsen kendaraan di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
Akibatnya, proses produksi kendaraan menjadi terganggu karena kurangnya beberapa komponen yang diperlukan untuk melengkapi sebuah kendaraan hingga menjadi utuh.
Beberapa produsen kendaraan pun telah merilis permintaan maaf mereka karena tidak dapat memenuhi permintaan pasar tepat pada waktunya. Mengutip dari rideapart.com, sebagian besar produsen kendaraan mengandalkan pasokan chip semikonduktor berasal dari beberapa negara Asia.
China, Jepang, maupun Korea Selatan adalah negara-negara penghasil terbesar chip semikonduktor, belum lagi pemenuhan kebutuhan komponen untuk industri manufaktur kendaraan ketiga negara itu sendiri, membuat kemacetan produksi tidak dapat dielakkan.
Ilustrasi pabrik mobil. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pabrik mobil. Foto: Dok. Istimewa
Melihat situasi seperti ini, sebuah perusahaan asal Prancis, STMicroelectronics dan GlobalFoundries. Inc., berencana membangun fasilitas produksi semikonduktor yang nantinya akan digunakan pada kendaraan seperti mobil dan sepeda motor.
ADVERTISEMENT
Langkah ini sekaligus sebagai upaya negara tersebut untuk mengurangi ketergantungan kepada negara-negara Asia yang selama ini memiliki peran besar dalam memasok komponen semikonduktor global.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Adapun, fasilitas tersebut akan berdiri di kawasan industri Crolles, Isère, tempat di mana perusahaan tersebut berada. Keduanya akan berkolaborasi menjalankan fasilitas tersebut untuk memproduksi semikonduktor 300 milimeter.
Perusahaan tersebut menargetkan dapat memproduksi setidaknya 620.000 semikonduktor 300 milimeter sampai tahun 2026 mendatang. Selain itu, dari fasilitas tersebut juga akan hadir berbagai macam teknologi lainnya.
Seperti berbasis FD-SOI (Fully Depleted Silicon On Insulator) yang menjanjikan pengurangan konsumsi energi yang menawarkan kemampuan lebih yakni kemudahan integrasi. Serta teknologi FDX GlobalFoundries, sebuah platform untuk proses teknologi yang sangat cocok untuk integrasi chip tunggal yang efektif dari sinyal digital dan analog.
ADVERTISEMENT
Fasilitas tersebut diproyeksikan untuk memenuhi permintaan pasar Eropa yang selanjutnya ke berbagai negara di dunia, sekaligus menjadikan peluang untuk Prancis menguatkan diri pada sektor industri semikonduktor global.
Butuh setidaknya 5,7 miliar euro atau setara Rp 87,4 triliun untuk membangun fasilitas yang digadang menciptakan 1.000 lapangan kerja dan disebut dapat menghidupkan kembali pendapatan negara tersebut.
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020