Potongan PPN 10 Persen Bikin Jualan Wuling Air ev Naik 80 Persen

Brand and Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani menjelaskan penjualan mobil listrik murni mereka Wuling Air ev, diklaim melonjak hingga 80 persen sejak bulan April lalu.
Hal ini berkat pemberlakuan insentif berupa potongan PPN 10 persen yang berlaku untuk mobil listrik sejak awal April 2023. Ini membuat harga jual Air ev jadi lebih menggiurkan.
“Kenaikan penjualan setelah ada insentif lumayan, Maret kami kirim 360 unit ke konsumen. April saat insentif naik jadi 747 unit, sudah 80 persen lebih,” kata Dian ketika ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dian melanjutkan, torehan tersebut berpotensi melampaui total penjualan Air ev sepanjang tahun 2022 lalu dengan angka 8.000 unit lebih secara wholesales (dari pabrik ke diler).
“Untuk target (tahun 2023) sebanyak-banyaknya, tahun 2022 itu totalnya ada 8.000-an lebih unit yang terjual,” imbuhnya.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, sepanjang Januari hingga April 2023, Air ev sudah terjual sebanyak 989 unit secara wholesales.
“Seharusnya dengan adanya insentif dari pemerintah ini angkanya (penjualan) akan naik terus, ya. Saat ini unit kita ready stock di diler-diler,” pungkas Dian.
Sejak diberlakukan pada 1 April lalu, harga Wuling Air ev terkoreksi. Potongan PPN 10 persen membuat banderolnya jauh lebih hemat.
“Potongan 10 persen itu kalau Long range Rp 26 jutaan, kalau yang Standard range hematnya Rp 21 jutaan. Tapi itu tergantung dasar pengenaan pajak tiap daerah berbeda-beda karena harga on the road juga berbeda,” jelas Dian.
Sebagai gambaran, berikut hitung-hitungan harga Wuling Air ev setelah mendapat diskon PPN 10 persen berdasarkan harga on the road (OTR) Jakarta.
Wuling Air ev Standard Range - Rp 243.000.000 (OTR Jakarta)
Besaran subsidi PPN Rp 21.000.000
Harga setelah subsidi Rp 222.00.000.
Wuling Air ev Long Range - Rp 299.500.000 (OTR Jakarta)
Besaran subsidi PPN Rp 26.000.000
Harga setelah subsidi Rp 273.500.000.
***
