PP Jakarta-Bandung Pakai Wuling Air ev, Tembus 302 Km dan Baterai Sisa 3 Persen

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mudik dengan Wuling Air ev Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mudik dengan Wuling Air ev Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Masih banyak orang yang meragukan mobil listrik untuk dipakai bepergian jarak jauh. Jarak tempuh baterai dan ketersediaan fasilitas pengisian daya jadi salah satu alasannya.

Kami pun mencoba untuk mematahkan stigma tersebut, dengan mencoba perjalanan dari Jakarta ke Bandung pulang pergi atau PP menggunakan Wuling Air ev tipe Long Range.

Kami memulai perjalanan dari Pasar Minggu, Jakarta, lalu masuk ke Tol TB Simatupang, Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ). Dilanjutkan ke Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi).

Mudik dengan Wuling Air ev Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Sebelum memulai perjalanan, baterai dalam kondisi terisi penuh. Diketahui, Wuling Air ev model ini punya kapasitas baterai 26,7 kWh yang mampu membawa mobil menjelajah hingga jarak 300 kilometer.

Perjalanan dari Tol JORR hingga Tol Layang MBZ didominasi arus lalu lintas yang lengang. Mobil listrik ringkas ini mampu melaju dengan kecepatan 70 hingga 80 km/jam. Kepadatan hanya terjadi di Simpang Cikunir KM 42 hingga KM 43.

Di KM 48, situasi lalu lintas ramai lancar. Adanya penambahan lajur membuat kepadatan bisa terpecah. Sesampainya di GT Kalihurip Utama, persentase baterai sekitar 73 persen. Jarak tempuh yang ditampilkan mencapai 218 kilometer.

instagram embed

Melewati jalan Tol Purbaleunyi, jalan yang kami lewati didominasi dengan kontur menanjak. Tiba Gerbang Tol Pasteur, daya baterai yang tersisa 45 persen dengan jarak tempuh sekitar 130 kilometer.

Kami pun sempat khawatir, apakah mobil sanggup untuk kembali ke Jakarta, dengan sisa baterai yang ada tanpa charge. Sebab, jarak perjalanan yang kami tempuh sekitar 181 kilometer, ada selisih 50 kilometer.

Dengan penuh keyakinan, kami pun kembali ke Jakarta dengan rute yang sama. Karena berjalan dari area Bandung, tentu kontur jalan jadi lebih banyak menurun.

https://www.instagram.com/p/CrMRfAoNMOO/

Ternyata, energi baterai bisa jauh lebih bertahan lama. Ini dikarenakan adanya fitur regenerative braking di Wuling Air ev, sehingga bisa memanen putaran roda dan panas yang dihasilkan menjadi daya yang disimpan ke baterai maupun disuplai ke motor penggerak.

Keluar Tol Purbaleunyi dan melaju hingga KM 48, baterai mobil yang tersisa 25 persen dengan jarak tempuh 75 kilometer. Kami pun terus melaju dengan kecepatan konstan di 70 hingga 80 km/jam.

Mudik dengan Wuling Air ev Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Mendekati Simpang Cikunir, baterai mobil tersisa 11 persen. Mobil bisa melaju hingga jarak sekitar 33 kilometer saja. Nah, arus lalu lintas pun cukup padat ketika melalui Tol JORR, ini tentunya membuat kami agak khawatir kalau baterainya akan habis.

Karena daya baterai terus menurun, AC mobil pun kinerjanya dikurangi. Gunanya untuk memaksimalkan daya baterai untuk penggerak. Akibatnya suhu kabin jadi tak nyaman. Terpaksa kami membuka jendela mobil.

Keluaran tenaga motor listriknya pun ikut berkurang. mengikuti daya baterai yang tersisa. Diketahui, Wuling Air ev punya motor listrik permanent magnet bertenaga 40,23 dk dan torsi 110 Nm. Ketika dayanya mendekati 0, keluaran tenaganya berkisar 10,78 dk hingga 6,72 dk saja.

Mudik dengan Wuling Air ev Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Tentunya, ini membuat akselerasi mobil agak melambat. Laju mobil pun terbatas di 50 km/jam saja. Keluar di area Tanjung Barat, baterai Wuling Air ev yang kami kemudikan tersisa 5 persen, dengan jarak tempuh 15 kilometer.

Coba-coba melewati Fly Over Lenteng Agung yang bentuknya seperti tapal kuda, mobil ini ternyata masih kuat untuk menanjak. Meski, kecepatannya hanya berkisar 30 km/jam.

Akhirnya, kami sampai kembali di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Perjalanan memakan waktu hampir enam jam, bolak-balik dari Jakarta ke Bandung kembali ke Jakarta lagi.

Mudik dengan Wuling Air ev Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Mengacu informasi yang ada di panel meter, baterai yang tersisa 3 persen, dengan sisa jarak tempuh 9 kilometer. Adapun odometer dari waktu pergi hingga kembali lagi mencapai 302 kilometer.

Dengan kata lain, secara real kemampuan daya tempuh Wuling Air ev nyatanya di atas klaim pabrikan. Buktinya setelah kami tes bisa melebihi 300 kilometer, bahkan bisa tembus 311 km setelah ditambahkan sisa baterai yang ada.

+++