kumparan
7 Februari 2019 19:10

Referensi Modifikasi Honda MegaPro Jadi Tracker Gambot

Modifikasi Honda MegaPro jadi bergaya Tracker Foto: dok. Central Classic Custom
Umumnya tidak sedikit builder yang menggunakan Yamaha Scorpio sebagai motor bahan modifikasi. Selain karena kapasitas mesin yang besar, struktur rangkanya juga mudah dikustomisasi.
ADVERTISEMENT
Tapi Yamaha Scoprio bukan satu-satunya pilihan, ada Honda MegaPro yang tidak kalah sangar dapur pacunya dan rangkanya yang ternyata juga sesuai untuk dirombak menjadi berbagai macam aliran modifikasi motor kekinian.
Modifikasi Honda MegaPro jadi bergaya Tracker Foto: dok. Central Classic Custom
Nah kali ini kumparanOTO sajikan referensi modifikasi Honda MegaPro yang punya tampilan Tracker. Bukan Tracker biasa, dia punya bentuk yang gambot karena penggunaan suspensi depan up side down dan profil bannya yang besar, serta ada ornamen Iron Man di beberapa sisinya.
Jadi awalnya Nolavender, sang pemilik Central Classic Custom, rumah modifikasi yang menggarap motor tersebut menuturkan, si pemilik motor tergila-gila dengan Tony Stark pada film Iron Man. Guna merealisasikan keinginan kustomernya itu, maka dibuatlah motor kustom yang punya dua warna dominan merah dan emas.
Modifikasi Honda MegaPro jadi bergaya Tracker: knalpot kustom Foto: dok. Central Classic Custom
Sementara bicara konsep modifikasi, Nola bilang mengusung gaya Tracker yang sedang marak dilakoni builder-builder lokal. Biar tampilannya serasi dan lebih kekar, Nola pasang ban yang punya alur kotak-kotak.
ADVERTISEMENT
"Jadi Tracker ini identik dengan gambot, makanya dibuat besar dengan kaki-kaki yang mumpuni terus spesifikasi bannya yang juga besar. Bannya pakai kepunyaan Big Block kepunyaan Sinko, depan ukuran 130, belakang 150 semua ring 17," papar Nola saat dihubungi kumparanOTO, Kamis (7/2).
Di atas ban depan yang menyelimuti velg jari-jari seri Rossi XD Gold-nya ini terpasang suspensi up side down (USD) kepunyaan Yamaha Xabre.
Modifikasi Honda MegaPro jadi bergaya Tracker: panel instrumen digital Foto: dok. Central Classic Custom
Di tengah-tengahnya ada lampu utama Daymaker LED yang lengkap dengan Hallo-ring yang nyalanya cantik. Sementara itu di atas lampu tersebut tersematkan panel instrumen paduan analog dan digital.
"Nah ini memang lagi ramai pakai panel instrumen begitu, bentuknya bulat, nyalanya biru, terus simpel dan pas buat motor kustom, harganya Rp 500 ribuan," timpal Nola.
Modifikasi Honda MegaPro jadi bergaya Tracker: Lampu depan menggunakan Daymaker Hallo Ring Foto: dok. Central Classic Custom
Selebihnya untuk spakbor depan dan belakang, tangki, jok, cover aki, dan leher knalpot merupakan kustomisasi sendiri alias handmade yang dilakukan Nola di bengkelnya yang ada di Cinere, Depok.
ADVERTISEMENT
Adapun untuk perintilan lainnya menggunakan merek aftermarket, seperti spion, handle bar, tuas gas, knalpot, suspensi belakang, cakram depan, namun kecuali cakram belakangnya yang menggunakan part milik Suzuki Inazuma.
Selanjutnya biar bisa diajak terabas dan karena sudah menggunakan ban gambot, tentunya harus ada penyesuaian pada sektor mesin. Untuk itu Nola meng-upgrade-nya menggunakan beberapa part mesin Honda CRF 250.
Modifikasi Honda MegaPro jadi bergaya Tracker: rombakan pada mesin yang punya kapasitas lebih besar Foto: dok. Central Classic Custom
Bukan itu saja, ada tambahan rangka segitiga di bawah tangki bensinnya yang mengapit sisi kanan dan kiri mesin agar tampilan tengahnya ini tidak begitu kosong.
Untuk membuat Honda MegaPro jadi rupawan ala Iron Man ini Nola menghabiskan uang hingga Rp 28 juta. Bagaimana kamu minat?
ADVERTISEMENT
Data spesifikasi modifikasi Honda MegaPro
Ban Depan: Shinko Big Block 130/70 R17 Ban Belakang: Shinko Big Block 150/70 R17 Suspensi Depan: Yamaha Xabre Suspensi Belakang: YSS Cakram Depan: Aftermarket Cakram Belakang: Suzuki Inazuma Velg Depan: Rossi Gold 300 inchi Velg Belakang: Rossi Gold 350 inchi Lampu Depan: Daymaker Hallo Ring 5,75 inchi Lampu Sein: Aftermarket Knalpot: Aftermarket Jok: Kustom Tangki: Kustom Spakbor: Kustom Spidometer: Digital aftermarket Handgrip: Bitwell Setang: Fatbar aftermarket
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan