Remote Keyless Motor Hilang Tak Perlu Ganti ECU, Begini Solusinya

Kehilangan remote keyless pada sepeda motor sering bikin pemilik panik karena harus mengeluarkan biaya besar untuk mengembalikan fungsi sistem tersebut. Padahal kalau hilang, ternyata tidak selalu mengharuskan pemilik mengganti ECU, SCU, serta remot sekaligus.
Hal itu disampaikan Ricard, pemilik Sentra Otopart, bengkel yang melayani pembuatan dan pemrograman ulang remot keyless untuk sejumlah sepeda motor. Menurut dia, ada cara lain yang bisa dilakukan.
“Kalau barcode atau PIN-nya masih ada, kami bisa bikin remot baru dan program ulang. Jadi nggak perlu ganti satu set ECU, SCU, sama remot,” kata Ricard saat ditemui kumparan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.
Ricard mengatakan, penggantian satu set komponen keyless di jaringan resmi bisa menghabiskan biaya hingga jutaan rupiah. Sebagai gambaran, ia memperkirakan penggantian SCU, ECU, dan remote pada beberapa motor merek Jepang harganya bisa tembus Rp 2,5 juta hingga Rp 4 jutaan.
Di bengkelnya, biaya servis remot keyless berada di kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu. Bila barcode atau PIN masih tersedia, biayanya sekitar Rp 300-400 ribuan. Sedangkan, kalau tidak ada tarifnya dibanderol Rp 500-600 ribuan.
“Kalau datanya (barcode dan PIN) masih ada biasanya lebih cepat, prosesnya sekitar lima menit. Kalau datanya enggak ada, prosesnya sekitar 15 sampai 30 menit, tergantung merek motornya juga,” lanjut dia.
Saat ini, layanan tersebut sudah mencakup beberapa model motor Honda, Yamaha, dan Suzuki yang menggunakan sistem keyless. Ricard juga sedang mempelajari sistem keyless pada motor Vespa atau Piaggio karena sistem dan alatnya lebih rumit.
Adapun, Sentra Otopart tidak menerima semua permintaan secara sembarangan. Pemilik motor tetap diminta menunjukkan STNK, BPKB, atau dokumen pendukung lainnya untuk memastikan kendaraan tersebut memang milik mereka.
“Kalau enggak ada bukti kepemilikan, saya enggak mau kerjakan. Mau bilang polisi, TNI, atau siapa pun tetap saya minta surat-suratnya,” tegasnya.
Menurut Ricard, kehilangan remot keyless sebenarnya cukup sering terjadi. Dalam sehari, dia mengaku bisa menerima sekitar 10 orang yang datang karena kehilangan remot. Ia menyarankan agar pemilik motor sebaiknya menyimpan PIN atau barcode keyless di tempat yang aman sebagai cadangan.
