Resmi, Indonesia Jadi Negara Pertama yang Produksi Mobil Listrik XPeng

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Booth XPENG di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Foto: dok. XPeng Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Booth XPENG di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Foto: dok. XPeng Indonesia

PT Sinar Eka Selaras Tbk (Erajaya Active Lifestyle), yang merupakan bagian dari Erajaya Group, resmi memperkuat kolaborasi strategisnya dengan produsen kendaraan listrik global, XPeng.

Kedua perusahaan telah menyepakati langkah strategis terkait kepemilikan saham XPeng di PT Era Industri Otomotif (EIDO), sebuah entitas yang fokus pada manufaktur dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai jangka panjang kedua belah pihak untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia.

Melalui fokus pada aspek manufaktur dan perakitan, kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung ekspansi serta menghadirkan solusi mobilitas cerdas yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.

CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto. Foto: kumparanOTO

"Diharapkan masa inden untuk produk XPeng di Indonesia bisa lebih singkat," kata Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.

Adapun, XPeng Jadi Pemegang Saham Mayoritas di Sektor Manufaktur Dalam kesepakatan terbaru ini, perubahan kepemilikan saham hanya terjadi pada level manufaktur melalui PT Era Industri Otomotif (EIDO).

XPeng nantinya akan memegang kepemilikan saham mayoritas di PT EIDO. Kendati demikian, kepemilikan mayoritas ini dipastikan tidak mencakup keseluruhan operasional bisnis XPENG yang ada di Indonesia.

"Mereka akan fokus ke proses manufaktur. Ini juga menjadi momen di mana Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan produksi di luar China secara SKD," katanya.

Saat ini, keseluruhan proses administratif terkait perubahan kepemilikan tersebut masih berjalan dan sedang menunggu persetujuan resmi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

XPENG hadirkan sederet teknologi dan XPENG The Next P7 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Layanan konsumen dan distribusi tetap berjalan normal. Bagi konsumen dan pencinta otomotif di Indonesia, perubahan struktur kepemilikan di sisi manufaktur ini dipastikan tidak akan memberikan dampak negatif.

"Dari sisi konsumen, tidak terdapat perubahan pada akses produk, layanan, maupun pengalaman pelanggan," tegas Djohan.

Seluruh aktivitas hilir—mulai dari distribusi, penjualan, hingga layanan purna jual (aftersales) XPeng di Indonesia—akan tetap dijalankan sepenuhnya oleh Erajaya Active Lifestyle melalui dua entitas di bawah naungannya, yaitu PT Era Inovasi Otomotif dan PT Era Dealer Otomotif.