Resmi Jadi Kapolri, Seberapa Canggih Mobil Dinas Jenderal Listyo Sigit?

kumparanOTOverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai dilantik sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1).  Foto: Youtube/Sektretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai dilantik sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1). Foto: Youtube/Sektretariat Presiden

Presiden Joko Widodo resmi melantik Kapolri baru, yaitu Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada hari ini (27/1). Listyo Sigit akan menjadi Kapolri ke 25 menggantikan pendahulunya, Jenderal Idham Azis.

Sebagai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit tentu akan mendapatkan berbagai fasilitas layaknya Menteri dan pejabat tinggi lainnya, mulai dari rumah hingga mobil dinas.

Khusus mobil dinas, Jenderal Listyo Sigit diperkirakan akan menggunakan beberapa mobil dinas yang sama seperti para Menteri dan pejabat tinggi lainnya. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri.

Dalam aturan tersebut dijelaskan, untuk pejabat tinggi negara seperti Menteri dan yang setingkat, dalam hal ini Kapolri, akan mendapatkan 2 mobil dinas, yaitu sedan dan atau SUV berkapasitas mesin 3.500 cc.

Bila mengacu aturan tersebut, itu artinya Jenderal Listyo Sigit akan menggunakan mobil dinas Toyota Crown 2.5 HV G-Executive dan Toyota Land Cruiser V8 seperti yang digunakan para Menteri kabinet Indonesia Maju.

Sejumlah mobil dinas baru pimpinan DPR/MPR Toyota Crown 2.5 HV G-Executive terparkir di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/10). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Secara spesifikasi, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive dibekali mesin bensin hybrid berkapasitas 2.5 liter. Mesin itu menghasilkan tenaga 181 dk dan torsi gabungan 521 Nm. Untuk sistem transmisinya, mobil ini mengandalkan transmisi elektrik CVT.

Sebagai sedan premium, mobil yang sudah menggunakan platform TNGA ini dikenal memiliki kenyamanan yang sangat baik dan dilengkapi beberapa fitur unggulan, berikut lengkapnya.

  • Airbags

  • Sistem pengereman ABS dan EBD

  • Brake Assist

  • Emergency Brake Signal

  • Automatic Emergency Braking

  • Pre Collision System

  • Lane Departure Warning

  • Lane Tracing Assist

  • Hill Start Assist

  • Blind Spot Assist

  • Road Sign Assist

  • Rear Cross Traffic Alert

  • Intelligent Parking Assist

  • Intelligent Clearance Sonar

  • Radar Cruise Control

  • Tire Pressure Monitoring System

  • Kamera 360 derajat

Toyota Land Cruiser Foto: dok. Carscoops

Selanjutnya untuk Toyota Land Cruiser V8 mengandalkan mesin turbo Diesel V8 berkapasitas 4.5 liter. Tenaga yang dihasilkannya mencapai 232 dk dengan torsi puncak 615 Nm.

Sama seperti Toyota Crown 2.5 HV G-Executive, Toyota Land Cruiser V8 ini juga turut dibekali dengan ragam fitur canggih. Berikut lengkapnya.

  • Airbags

  • Sistem pengereman ABS dan EBD

  • Brake Assist

  • Emergency Brake Signal

  • Blind Spot Monitor

  • Rear Cross Traffic Alert

  • Vehicle Stability Control

  • Hill Start Assist

  • Kamera parkir 360 derajat

Dari 2 mobil di atas, Toyota Land Cruiser V8 jadi mobil yang paling berpeluang besar digunakan oleh Jenderal Listyo Sigit. Apalagi, mobil SUV ladder frame ini juga sudah jadi andalan Kapolri sejak era Jenderal Tito Karnavian, hingga terakhir Jenderal Idham Azis.

Iringan mobil Toyota Land Cruiser Mendagri Tito Karnavian memasuki RSPAD. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Selain Toyota Crown 2.5 HV G-Executive dan Toyota Land Cruiser V8, Jenderal Listyo Sigit sebenarnya juga diperbolehkan menggunakan mobil dinas lain yang lebih terjangkau, seperti yang dilakukan Jenderal Sutarman saat menjabat Kapolri pada tahun 2013 hingga 2015.

Kala itu, Jenderal Sutarman justru lebih memilih menggunakan Toyota Kijang Innova sebagai mobil dinas. Ia beralasan, mobil tersebut lebih sederhana dan sesuai dengan situasi perekonomian rakyat kala itu yang sedang sulit.

***

collection embed figure