Resmi Masuk Malaysia, Harga Mobil Listrik Tesla Cuma Rp 600 Jutaan

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil listrik Tesla resmi masuk Malaysia. Foto: Paultan.org
zoom-in-whitePerbesar
Mobil listrik Tesla resmi masuk Malaysia. Foto: Paultan.org

Kabar kehadiran Tesla di Indonesia masih dibilang menggantung, tetapi negara tetangga Malaysia sudah curi start dengan mengumumkan model mobil listrik beserta harganya dan rencana investasi jangka panjang mereka.

Pabrikan asal Amerika Serikat (AS) yang dimiliki bilioner Elon Musk itu datang dengan status sebagai distributor langsung resmi di bawah payung Tesla Sdn., Bhd., mengutip Paultan.org.

Ekspansi Tesla ke Negeri Jiran merupakan bentuk jawaban dari inisiasi Global Leaders Battery Electric Vehicle (BEV) yang digagas oleh Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri (MITI) Malaysia.

Serta buah dari percakapan antara Perdana Menteri Anwar Ibrahim dengan Elon Musk beberapa waktu lalu. Orang nomor satu di Malaysia itu mengatakan, Elon Musk setuju untuk melakukan investasi signifikan di negaranya.

Mobil listrik Tesla resmi masuk Malaysia. Foto: Paultan.org

Masih disitat dari sumber yang sama, setidaknya ada empat hal utama yang akan dilakukan Tesla di Malaysia. Pertama, meluncurkan model-model pertama mereka yakni Tesla Model Y dan Model 3.

Pabrikan melego mobil setrum tersebut dengan harga mulai 199 ribu Ringgit atau sekitar Rp 653 jutaan dan termahal 288 ribu Ringgit alias sekitar Rp 945 jutaan untuk Model Y. Kontras dengan Indonesia yang harganya masih menyentuh miliaran rupiah melalui importir umum.

Kemudian, Tesla akan mengembangkan jaringan stasiun pengisian daya ulang listrik cepat atau supercharger dan reguler pada beberapa titik strategi di Malaysia. Pertama untuk 10 titik lokasi dan kemudian bertambah menjadi 12 titik lokasi seantero negeri.

Selanjutnya, Tesla juga disebut akan membuka kantor pusat dan layanan pelanggan di Cyberjaya yang memuat operasi perusahaan, penjualan, pelatihan, dan dukungan pelanggan guna meningkatkan pengalaman kepemilikan mobil listrik mereka di sana.

Lalu ada juga Experience Center yang akan ditempatkan di jantung area metropolitan di seluruh negeri. Harapannya, dengan hadirnya fasilitas tersebut dapat lebih mendekatkan brand Tesla kepada masyarakat Malaysia lebih luas.

Luhut segera temui Elon Musk, sebut Tesla belum tentu bangun pabrik di Malaysia

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat menemui CEO Tesla Inc, Elon Musk, di Giga Factory Texas. Foto: Dok. Istimewa

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan akan bertemu dengan CEO Tesla Elon Musk pada 2 Agustus 2023. Pertemuan ini akan membahas terkait kepastian investasi Tesla di Indonesia.

“Saya tanggal 2 (Agustus) mau ketemu sama Elon. Itu mau kita finalkan. Pertanyaan kita berkaitan dengan dia,” kata Luhut saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta, Senin (24/7/2023).

Dirinya juga menyebut, pertemuannya dengan Elon Musk akan mempertanyakan pertemuan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dengan Bos Twitter itu. Luhut menilai Elon Musk belum pasti membangun pabrik di Malaysia. "Engga, belum itu," tegasnya.

Anwar Ibrahim memang telah membujuk Elon Musk untuk membangun pabrik di Malaysia. Ia menjelaskan pertemuan yang dilaksanakan secara virtual tersebut dihadiri Menteri Pelaburan, Perdagangan dan Industri Malaysia, Senator Tengku Datuk Seri Utama Zafrul Tengku Abdul Aziz, dan Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia Fahmi Fadzil.

Anwar Ibrahim menuturkan pihaknya menyambut minat dan keputusan perusahaan Elon Musk untuk berinvestasi di Malaysia, termasuk pembukaan pabrik Tesla di Selangor, dan kesediaan bos Twitter tersebut untuk melawat ke negaranya.

"Saya turut mengucap tahniah dan dukungan Kerajaan atas pembukaan Ibu Pejabat, Pusat Servis dan Pusat Pengalaman jenama kendaraan elektrik Tesla milik Elon Musk di Selangor pada tahun ini," urainya melalui cuitan di akun Twitter @anwaribrahim, dikutip Minggu (16/7/2023).

***