Respons AHM Soal Honda Vario dan BeAT yang Gampang Dicuri

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi menunjukkan barng bukti dan tersangka sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Polsek Tambora, Jakarta Barat.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menunjukkan barng bukti dan tersangka sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Polsek Tambora, Jakarta Barat. Foto: Dok. Istimewa

Honda Vario dan BeAT jadi salah satu motor yang disebut rawan jadi sasaran pencurian oleh Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Tambora. Selain karena banyak dipakai orang, motor-motor tersebut dinilai memiliki fitur keamanan yang rendah.

Merespons hal itu, General Manager Corporate Communication PT AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, pentingnya meningkatkan kewaspadaan pemilik terhadap motornya sendiri. Meski motor tersebut sudah memiliki fitur keamanan cukup mumpuni.

“Tapi intinya kita tetap harus waspada. Kita menyarankan setiap konsumen meskipun sudah fitur yang tersedia dari pabrikan tetap waspada. Jangan lupa mengunci, apalagi ditinggal kuncinya, harus dibawa, dan parkirnya dipastikan di tempat yang aman,” buka Muhibuddin ketika ditemui di Bandung (1/8).

Beberapa varian Vario dan BeAT memang hingga saat ini masih menggunakan magnetic shutter key yaitu rumah kontak dengan anak kunci yang dilengkapi penutup besi untuk fitur keamanannya. Namun, pabrikan tak menutup kemungkinan memberikan fitur lebih canggih untuk kedua produk tersebut.

Motor ang jadi sasaran pencurian oleh 2 pemuda di Tanjung Priok. Foto: Dok. Istimewa

“Ya tidak menutup kemungkinan kita improve (smart keyless) ke sana, tapi kalo dilihat fitur safety itu terus berkembang awal kunci manual dikasih tutup, dikasih magnetic, immobilizer, keyless, alarm anti maling,” imbuh pria yang karib disapa Muhib ini.

Namun demikian, ia menambahkan, penambahan fitur tersebut perlu dikaji lebih lanjut mengingat Vario dan BeAT bermain pada segmen entry level, kelas motor yang disebutnya begitu sensitif dengan harga untuk konsumen.

“Ya, itu pasti mempengaruhi harganya, sementara kita punya concern berusaha menyajikan produk itu sesuai dengan harga yang terjangkau karena di motor itu sangat sensitif kenaikan harga, beda sama mobil terutama pada kelas low entry,” jelas Muhib.

“Ya pokoknya nanti kita lihat bagian dari strategi rencana ke depannya seperti apa, yang pasti kalo di Honda kita berusaha melakukan improvement terus,” tutupnya.

***