Respons Wuling Soal Diminta Luhut Bikin Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta

19 September 2023 12:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani (kanan) dan Wuling Air ev Lite. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani (kanan) dan Wuling Air ev Lite. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yang meminta jenama asal China itu untuk menghadirkan mobil listrik di bawah Rp 200 juta.
ADVERTISEMENT
Menurut Dian, Wuling sudah menghadirkan mobil listrik lebih terjangkau lewat produk Air ev dengan varian Lite yang dijual dengan harga Rp 188,9 juta on the road (OTR) Jakarta. Banderol tersebut merupakan pengurangan PPN 10 persen dari pemerintah, yang mana harga aslinya adalah Rp 206 juta.
“Sebenarnya kemarin kalau kita lihat Air ev Lite itu secara total harga yang diberikan ke konsumen semuanya sudah di bawah Rp 200 juta. Kita memang merespons untuk Air ev Lite itu dikeluarkan dengan harapan bahwa masyarakat bisa menikmati mobil listrik secara luas,” katanya dihubungi kumparan.
Mengenai kemungkinan harga asli varian paling buncit Air ev itu bisa lebih murah lagi, dirinya enggan berkomentar. Dian mengatakan, pihaknya lebih fokus dengan produk yang sudah ada saat ini.
Wuling Air ev Lite. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
“Air ev Lite responsnya sebenarnya bagus, kemarin sudah ada beberapa yang dikirim ke konsumen. Tapi yang lain masih menunggu, ya. Secara SPK dan permintaan bagus, sih. Terutama di daerah Jabodetabek, ya,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Dirinya menambahkan tipe tersebut telah memberi kontribusi sebesar 15 sampai 20 persen dari total penjualan seluruh varian Air ev. Jika dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya ada dua varian dengan komposisi penjualan 90 persen didominasi Long Range dan sisanya tipe Standard range.
“Kalau yang dulu kan 90 persen varian Long range baru 10 persennya itu yang Standard range, dengan adanya Lite jadi menambah pangsa pasar dan itu berkontribusi sekitar 20 persen. Jadi sangat cukup bagus, ya,” pungkas Dian.
Sementara mengacu data wholesales Gaikindo, distribusi Air ev pada Agustus 2023 sebanyak 480 unit. Komposisinya 100 unit tipe termurah, 99 unit standard, dan 281 unit tipe tertinggi.
Wuling Air ev di GIIAS 2023. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Masih menyoal pernyataan Luhut soal Wuling yang disebut sedang menggarap mobil listrik di bawah Rp 200 juta dan mengarah kemungkinan pada produk baru, lagi-lagi Dian memilih menjawab normatif.
ADVERTISEMENT
“Enggak (belum ada produk baru), sementara itu dulu (Air ev). Untuk lainnya kami belum bisa komentar terlalu banyak,” tukasnya.
Wuling Air ev adalah salah satu mobil listrik yang bisa menikmati insentif potongan PPN 10 persen dari pemerintah. Sebab, beberapa syarat seperti dirakit di dalam negeri dan memenuhi TKDN minimal 40 persen sudah tercapai.
***