Sampai Kapan Wuling Kasih Subsidi PPnBM Mandiri?

26 Maret 2022 15:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Booth Wuling di Gaikindo Jakarta Auto Week (JAW) 2022.  Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Booth Wuling di Gaikindo Jakarta Auto Week (JAW) 2022. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
ADVERTISEMENT
Wuling Motors Indonesia melancarkan strategi unik untuk membuat produknya tetap kompetitif. Ya, meski tidak mendapat program potongan PPnBM dari pemerintah, pabrikan China ini justru memberikan subsidi langsung ke konsumen.
ADVERTISEMENT
Subsidi yang dilakukan tentu saja terkait PPnBM untuk mendorong penjualan Wuling. Adapun, penyuntikan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2021 beriringan dengan diskon PPnBM 100 persen.
Mengingat, beberapa mobil Wuling tidak dapat memenuhi syarat sebagai penerima diskon PPnBM baik itu pada tahun 2021 kemarin maupun pada tahun ini.
“Iya memang kami dari Wuling di tahun ini memberikan subsidi PPnBM secara mandiri untuk semua lini produk kami,” terang Media Relation Wuling Motors, Brian Gomgom pada saat Virtual Media Briefing, Jumat (25/3).
Untuk tahun ini, penyuntikan subsidi PPnBM secara mandiri itu terus berlanjut. Khusus untuk mobil dengan VIN 2021 akan mendapatkan diskon PPnBM sebesar 100 persen sedangkan VIN 2022 hanya mendapatkan diskon PPnBM 50 persen saja.
ADVERTISEMENT
Lantas, sampai kapan pemberian subsidi PPnBM pada seluruh produk Wuling tersebut?

Ikuti kebijakan pemerintah

Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan di booth Wuling pada hari terakhir pameran otomotif Jakarta Auto Week 2022 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (20/3/2022). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Brian menjelaskan pemberian subsidi tersebut akan mengikuti dengan kebijakan pemerintah. Artinya, mengikuti dengan jangka waktu pemberian oleh pemerintah.
“Kebijakan subsidi PPnBM dari Wuling ini mengikuti timeline dari subsidi PPnBM pemerintah, jadi kami akan mengikuti seperti apa kebijakan dari pemerintah,” lanjut Brian.
Adapun, untuk aturan pemerintah saat ini, insentif PPnBM 50 persen pada mobil non-LCGC akan berakhir pada Maret ini.

Berdampak besar pada penjualan

Adanya subsidi PPnBM secara mandiri dari Wuling ini, Brian mengakui kalau berdampak cukup besar pada penjualan.
Booth Wuling di Gaikindo Jakarta Auto Week (JAW) 2022. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
“Subsidi PPnBM ini tentunya memberikan respons yang sangat positif terhadap pasar di mana penjualan kami terus membaik,” terang Brian.
ADVERTISEMENT
Apabila mengacu pada wholesales pada bulan Februari 2022 yang dihimpun oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Wuling berhasil mencatatkan total 4.509 unit. Berikut ini capaian lengkap seluruh model Wuling.
Melihat pada angka penjualan yang membaik, Brian berharap tahun ini angka positif tersebut terus berlanjut.
“Harapannya kondisi pasar juga bisa mendukung sehingga terus dapat bertumbuh,” tutup Brian.