Otomotif
·
10 Agustus 2020 14:25

Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269548)
searchPerbesar
Tampilan samping Kawasaki Ninja ZX 25R. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Kawasaki Ninja ZX-25R resmi mengaspal di Indonesia, motor berkubikasi 250 cc 4-silinder itu pun menuai respons positif dari konsumen. Tak sedikit yang pemilik Ninja 250 2-silinder lawas ingin 'naik kelas' ke Ninja 250 4-silinder tersebut.
Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269549)
searchPerbesar
Kawasaki Ninja 250 Fi Foto: Istimewa
Nah, bagi Anda yang memiliki Ninja 250 Fi 2-silinder dan punya rencana merombaknya menjadi 4-silinder, bengkel Oji Motor 2 Silinder (OM2S) bisa mewujudkannya.
ADVERTISEMENT
Pemilik OM2S, Rizki Fauzi mengatakan untuk membuat Kawasaki Ninja 250 2-silinder menjadi 4-silinder setidaknya butuh waktu hingga 6 bulan.
"Kami bisa buat, sebenarnya bukan diubah tapi kita tambah mesinnya biar jadi 4 silinder. Untuk suara, akan sama dengan moge 4 silinder juga," kata Oji sapaan karibnya kepada kumparan belum lama ini.
Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269550)
searchPerbesar
Projek Honda Tiger 4-Silinder. Foto: dok. Bangkit Jaya Putra/kumparan
Nantinya di Kawasaki Ninja 250 yang dirombak menjadi 4 silinder akan dibenamkan kruk as (crankcase) berjumlah 2 pasang. Selain itu, agar ciri khas suara moge-nya kentara sudut crankcase pun diubah menjadi 360 derajat.
Secara detailnya, Kawasaki Ninja 250 4-silinder garapan Oji akan menggunakan 2 mesin sekaligus. Artinya kubikasi mesin akan melonjak menjadi 500 cc.
Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269551)
searchPerbesar
Projek Honda Tiger 4-Silinder. Foto: dok. Bangkit Jaya Putra/kumparan
Dia pun merinci untuk output tenaga dan torsi akan meningkat hingga 85 persen. Sementara untuk keamanan komponen mesin dia berani menjamin punya durabilitas yang tinggi.
ADVERTISEMENT
"Karena semua part dari mesin, koil, spul, dan yang lainnya pakai part orisinil dari Kawasaki. Kita juga kasih jaminan garansi sampai 1 tahun," paparnya.
Menyoal banderolnya, OM2S punya dua pilihan yang bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial si konsumen. "Jika mau lebih murah kita bisa bikin dengan sistem karburator itu Rp 45 juta. Kalau mau injeksi Rp 55 juta," paparnya.
Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269552)
searchPerbesar
Layout knalpot Kawasaki Ninja ZX 25R dari samping. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Khusus untuk pengerjaan Kawasaki Ninja 250 menjadi 4-silinder lapaknya memang belum pernah mengerjakan. Tapi untuk merek motor lain setidaknya Oji sering kali menerima pesanan.
"Konsumen Ninja 250 fi dan karbu banyak yang tanya sih, tapi mental karena memang harga kita cukup lumayan. Intinya ada permintaan tapi belum eksekusi," terang dia.

Ritual sebelum menyerahkan ke pemilik

Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269553)
searchPerbesar
Tampilan layout header knalpot Yamaha NMax 2-silinder. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Harga yang tinggi tadi dijelaskan Oji sebanding dengan hasil dan jaminan kualitas. Jadi, sebelum motor diserahkan ke pemilik dia akan melakukan test kendaraan dengan menggelar touring ke luar kota.
ADVERTISEMENT
"Lamanya memang dikalibrasi dan pengetesan akhir kendaraan. Jadi kita enggak asal kasih, kita punya standar quality control sendiri. Kan kita enggak mau konsumen sudah keluar uang banyak, tapi cepat rusak," jelas dia.
Segini Biayanya Bikin Kawasaki Ninja 250 2 Silinder jadi 4 Silinder (269554)
searchPerbesar
Mekanik sedang menggarap Yamaha NMax 2-silinder. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Bengkel OM2S yang berlokasi di Cipondoh, Kota Tangerang memang punya spesialis modifikasi mesin dari 1 silinder menjadi multi silinder.
Nah, untuk konfigurasi mesinnya, konsumen bisa memilih sesuai keinginan. Mulai dari V-twin, Inline, dan L-Twin.
Bagaimana, Anda tertarik?
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020