Segudang Kontribusi Bawa Toyota Indonesia Raih Predikat Primaniyarta Awards 2026

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Booth Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hadir di Trade Expo Indonesia 2026 di ICE BSD 14-18 Oktober 2026. Foto: TMMIN
zoom-in-whitePerbesar
Booth Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hadir di Trade Expo Indonesia 2026 di ICE BSD 14-18 Oktober 2026. Foto: TMMIN

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kembali berhasil menambahkan gelar prestis berkat kontribusi dan dukungan terhadap industri otomotif nasional. Pabrikan dianugerahi Primaniyarta Awards 2026 kategori Eksportir Pemanfaat FTA.

Dilansir dalam keterangan resmi perusahaan, predikat tersebut merupakan buah hasil TMMIN memanfaatkan berbagai perjanjian perdagangan bebas atau FTA (Free Trade Agreement) antara Indonesia dan negara mitra dagang.

Sejak melakukan ekspor perdananya pada 1987 silam, Toyota Indonesia telah mengirimkan lebih dari 3 juta unit kendaraan ke berbagai negara tujuan di dunia. Ini juga tak terlepas dukungan dari Pemerintah Indonesia dan berbagai pihak di industri.

Kerja sama yang sudah dilakukan meliputi Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), termasuk skema User Specific Duty Free Scheme (USDFS), ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA), serta Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA).

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandy Julyanto (tengah) berfoto bersama para pemimpin perusahaan penerima Anugerah Primaniyarta 2026 dari Pemerintah Indonesia. Foto: TMMIN

Kemudian pemanfaatan fasilitas perdagangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku mendukung kelancaran ekspor produk otomotif buatan Indonesia ke Jepang, negara-negara ASEAN, dan Uni Emirat Arab.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso saat rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang dengan tema 'The Ultimate Hub for Global Sourcing'.

Keberhasilan tersebut tentunya dapat tercapai berkat dukungan ekosistem industri otomotif nasional yang menjadi bagian penting dari kegiatan manufaktur TMMIN. Serta sumber daya manusia dan pemasok berbagai tingkat.

Saat ini, kegiatan produksi TMMIN melibatkan sekitar 360.000 tenaga kerja dan didukung oleh 760 pemasok dari Tier 1 hingga Tier 3. Keterlibatan tenaga kerja dan pemasok dalam rantai pasok ini turut mendukung keberlangsungan produksi serta kemampuan industri otomotif Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar global.

Booth Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hadir di Trade Expo Indonesia 2026 di ICE BSD 14-18 Oktober 2026. Foto: TMMIN

Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Kementerian Perdagangan atas gelar tersebut yang mempertegas kontribusi Toyota untuk Indonesia.

"Kami berharap kerja sama perdagangan yang terus dibangun pemerintah dapat semakin membuka akses ke pasar baru, sehingga produk otomotif buatan Indonesia dapat menjangkau lebih banyak negara dan semakin berdaya saing di pasar global,” katanya.

Kinerja ekspor Toyota Indonesia saat ini secara kumulatif telah menyentuh angka 3.375.490 unit kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) sejak aktivitas pengiriman ke luar negeri pertamanya pada 1987.

Saat ini pula ada setidaknya lebih dari 100 negara yang menerima mobil-mobil Toyota buatan Indonesia meliputi kawasan Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Oseania. Toyota Indonesia juga melakoni ekspor dalam bentuk lain.

Sejumlah mobil yang akan di ekspor terparkir di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Plant 1, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Contohnya mencakup kendaraan dalam bentuk terurai atau Completely Knocked-Down (CKD), komponen kendaraan, mesin utuh dan komponen mesin, serta dies dan jig untuk mendukung kebutuhan produksi di berbagai negara.

Kinerja ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota juga terus berlanjut pada 2026. Hingga kuartal ke-3, ekspor CBU mencapai 223.696 unit, atau berkontribusi sebesar 60,3 persen terhadap total ekspor CBU nasional yang mencapai 371.260 unit.

Catatan ini tumbuh sebesar 2,5 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat kontribusi Toyota Indonesia terhadap kinerja ekspor kendaraan utuh secara nasional.