Serba-serbi di Paddock MotoGP Mandalika 2025: Ada Supra X-Marquez Naik Veloz

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di balik paddock MotoGP Mandalika 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di balik paddock MotoGP Mandalika 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

MotoGP seri Indonesia keempat kalinya jatuh pada Minggu (5/10/2025) di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, NTB. Ternyata, di balik kemegahannya, seri ini menyimpan banyak cerita yang berasal dari balik paddock.

Awak kumparan berkesempatan menyaksikan langsung helatan akbar tersebut kemarin, sehingga bisa memantau berbagai hal yang terjadi di belakang layar. Berikut rangkaian kejadiannya.

Pertama, saya merasakan atmosfer penuh semangat dari aktivitas kru tim balap di area paddock sebelum race dimulai. Mulai dari kesibukan distribusi ban dan roda, proses pembersihan ragam komponen, hingga para pebalap yang wira-wiri menyiapkan diri.

Suasana tersebut mencerminkan dunia balap yang tidak mudah, serba dinamis. Membutuhkan konsentrasi, kerja sama tim, serta kolaborasi peran masing-masing kru secara presisi.

Honda CUV e: jadi motor paddock tim HRC Castrol MotoGP seri Mandalika 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Bukan cuma itu, ada kendaraan yang bertugas mengakomodir mobilisasi tim dan pebalap selama helatan ini berlangsung. Sesuai dengan pasar Indonesia, skuter matik atau skutik paling bisa diandalkan.

Tim HRC Castrol MotoGP dan Castrol Honda LCR misalnya, mereka mengandalkan motor listrik Honda CUV e: di kawasan sirkuit.

Saya pun menyaksikan para pebalap berkendara dengan CUV e:, meliputi Luca Marini (#10), Joan Mir (#36), Johan Zarco (#5), dan Somkiat Chantra (#35).

Francesco Bagnaia (#63) menunggangi Yamaha Nmax di sekitar paddock MotoGP Mandalika, Minggu (5/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Beralih ke sang juara dunia musim 2025, Marc Marquez (#93), ia dan timnya terpantau menggunakan Yamaha Nmax terbaru. Termasuk rekan satu tim Francesco Bagnaia (#63) atau akrab disapa Pecco juga beraktivitas bersama Yamaha Nmax.

Sejumlah motor matik lain pun mondar-mandir di sini, seperti Italjet Dragster, Vespa GTS, dan Honda PCX.

Ada pula hal menarik lainnya. Siapa yang tak kenal Honda Supra X? Motor dengan berbagai julukan, mulai dari ‘batok geter’ hingga ‘Supra Bapak’ ini memberikan sedikit nostalgia di tengah terpaan panas matahari langit Lombok, NTB.

instagram embed

Saat geser sedikit ke sebelah paddock, saya dikejutkan dengan eksistensi Honda Supra X, sang motor bebek legendaris di jalanan Indonesia. Tidak diketahui motor tersebut milik siapa, tapi yang pasti, ia terparkir di jajaran motor operasional kebutuhan Sirkuit Mandalika.

Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi kualifikasi Q2 MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kemudian balapan berlangsung. Para pebalap bersiap di grid start hingga lampu hijau menyala tanda dimulainya balapan. Namun, bak kutukan yang belum usai, Marc Marquez (#93) harus gugur di lap pertama. Artinya, sejak 2022 silam, ia belum bisa menaklukan sirkuit ini.

Setelah 27 putaran berlangsung, saya kembali ke area paddock untuk merasakan sensasi hiruk pikuk usai race. Rupanya, fan MotoGP sudah berkumpul, menanti sang idola keluar dari paddock.

Beberapa kru juga mulai merapikan paddock masing-masing, memasukkan peralatan hingga motor balap ke peti kemas, berkoordinasi dengan bea cukai Indonesia untuk mengirim ke seri selanjutnya di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Suasana di balik paddock MotoGP Mandalika 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Mendadak, ada Toyota Veloz berwarna hitam masuk area paddock, menuju box kediaman pebalap Ducati Lenovo, Marc Marquez (#93). Rupanya, mobil tersebut datang untuk menjemput pria asal Spanyol itu untuk keluar dari area sirkuit. Marquez bagaikan warga lokal, wira-wiri naik Yamaha NMax, pulang diantar Toyota Veloz.

Cuaca cerah menaungi langit selama race berlangsung. Hingga akhirnya ditutup matahari terbenam dari sebelah barat Lombok yang cantik sekali. Memberikan ketenangan usai pertarungan panas di lintasan.

instagram embed