Sering Luput, Ini Penyebab Kulit Jok Mobil Cepat Pudar dan Retak

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi jok mobil berbahan kulit. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jok mobil berbahan kulit. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Kulit jok mobil menjadi salah satu bagian kabin yang paling cepat terlihat usang. Warnanya memudar, permukaannya retak, sampai teksturnya mengeras setelah beberapa tahun pemakaian. Kerusakan itu datang dari kebiasaan pemakaian harian sekaligus kondisi tempat mobil disimpan.

Imam, pemilik bengkel spesialis interior Imam Garage/Lotus Car, menjelaskan bahwa penyebab paling umum jok kulit memudar adalah gesekan. Gesekan tersebut terjadi berulang setiap penumpang naik dan turun dari mobil.

“Kalau pudar, penyebabnya gesekan, apalagi kalau turunnya sambil menyeret badan. Jok depan kanan (pengemudi) biasanya yang paling cepat kelihatan, retaknya juga muncul duluan di pinggiran atas jok,” ujarnya kepada kumparan saat ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Ilustrasi jok mobil retak. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Imam menjelaskan, paparan sinar matahari yang menembus kaca mobil membuat permukaan kulit jok perlahan kehilangan kelenturan. Kulit yang mengeras akibat panas lama-lama memunculkan retakan di permukaan jok.

Masalah lain datang dari kelembapan. Mobil yang terlalu lama diam di dalam garasi tanpa dipakai justru berisiko lebih besar. Udara lembap yang terperangkap di kabin membuat permukaan kulit berjamur.

“Kulit jok mobil paling ngaruh kalo diparkir di luar ruangan. Mobil yang disimpan di garasi terus dan jarang dikeluarkan juga malah rawan berjamur. Kalau mobilnya dipakai, ada pergerakan udara, kulitnya lebih aman,” tuturnya.

Proses cat jok mobil di Imam Garage/Lotus Car, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Selain kebiasaan pemilik dan kondisi tempat parkir, usia kendaraan juga ikut memengaruhi kondisi kulit jok. Imam mengatakan mobil Jepang lawas menjadi salah satu jenis kendaraan yang paling sering mengalami masalah kulit jok pudar dan retak.

Jika kondisinya masih memungkinkan, kulit jok yang mulai kusam atau pudar bisa diperbaiki dengan pengecatan ulang. Menurut Imam, metode tersebut dapat mengembalikan warna jok selama permukaannya belum mengalami kerusakan yang terlalu parah.

"Perawatan kulit jok mobil nggak ada cara khusus, cukup dibersihkan saja pakai lap basah itu aman kok. Kalau sudah kusam atau retak masih bisa dicat ulang asal tidak sobek lebih dari 3 sentimeter," pungkasnya.