Serupa Tapi Tak Sama, Xpeng GX di China Dimodifikasi Jadi Mirip Range Rover

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Xpeng GX dimodif mirip Range Rover. Foto: Dok. Sugar Design
zoom-in-whitePerbesar
Xpeng GX dimodif mirip Range Rover. Foto: Dok. Sugar Design

Desain sebuah mobil biasanya menjadi salah satu ciri yang membedakannya dari model lain. Xpeng GX di China justru punya cerita berbeda karena SUV listrik bongsor ini sejak awal sudah dianggap memiliki kemiripan dengan Range Rover.

Kemiripan tersebut rupanya belum cukup bagi salah satu pemilik Xpeng GX. Mobilnya kemudian dimodifikasi lebih jauh dengan berbagai aksesori dan detail desain yang membuat tampilannya semakin menyerupai SUV besutan Inggris tersebut.

Foto modifikasi itu dibagikan oleh Sugar Design melalui Weibo. Pada bagian bodi, Xpeng GX mendapat aksen berwarna perunggu yang mengelilingi sejumlah area, termasuk elemen berbentuk 'U' di pintu depan yang menjadi salah satu ciri desain Range Rover terbaru.

Tambahan tulisan Range Rover di bagian depan dari modifikasi Xpeng GX. Foto: Dok. Sugar Design

Aksen serupa juga terlihat pada bagian pelek dan atap. Tulisan “Range Rover” kemudian dipasang pada bagian depan dan belakang. Ubahan tersebut berlanjut ke bagian kabin. Setir dua palang pada Xpeng GX juga mendapat tulisan “Range Rover” di bagian tengahnya.

Secara ukuran, Xpeng GX memang memiliki dimensi yang besar. SUV ini memiliki panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda 3.115 mm. Ukuran tersebut membuat mobil Negeri Tirai Bambu itu mampu tampil layaknya SUV mewah asal Eropa.

Jarak sumbu rodanya bahkan lebih panjang 14 milimeter dibandingkan Range Rover. Xpeng GX juga memiliki kapasitas bagasi 673 liter dalam kondisi standar dan bisa mencapai 1.748 liter ketika kursi baris ketiga dilipat.

Tambahan tulisan Range Rover di bagian belakang dari modifikasi Xpeng GX. Foto: Dok. Sugar Design

Di kampung halamannya, Xpeng GX tersedia dalam versi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) dan listrik murni (BEV). Versi EREV menggunakan mesin bensin 1,5 liter sebagai generator yang dipadukan dengan dua motor listrik dengan tenaga gabungan 370 kW atau sekitar 496 dk.

Baterai 63,3 kWh pada Xpeng GX EREV mampu menjelajah sejauh 430 kilometer dalam mode listrik berdasarkan pengujian CLTC. Dengan tangki bahan bakar 60 liter, jarak tempuh kombinasi diklaim tembus 1.585 kilometer.

Sementara itu, Xpeng GX BEV memiliki dua pilihan sistem penggerak. Versi penggerak belakang menggunakan motor listrik 270 kW atau 362 dk dengan baterai 91,9 kWh dan jarak tempuh hingga 665 kilometer berdasarkan CLTC.

Modifikasi bagian setir dengan tulisan Range Rover pada Xpeng GX. Foto: Dok. Sugar Design

Versi penggerak empat roda memiliki tenaga lebih besar, mencapai 430 kW atau sekitar 577 dk. Baterai 110 kWh yang digunakan mampu memberikan jarak tempuh hingga 750 kilometer

Dari sisi harga, Xpeng GX dijual di China dengan banderol 279.800–359.800 yuan atau sekitar Rp 650 juta–Rp 840 juta. Sementara itu, Range Rover yang menjadi acuan modifikasi memiliki harga awal 1,412 juta yuan atau sekitar Rp 3,3 miliar.

XPENG GX di GIIAS 2026. Foto: Dok. Xpeng

Xpeng GX di Indonesia

Dari laporan kumparan sebelumnya, Xpeng GX baru dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2026 dan belum dipasarkan secara resmi di Tanah Air.

Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan bahwa faktor konfigurasi kemudi 'setir kanan' masih menjadi alasan utama SUV bongsor itu belum dijual, sebab manufaktur global Xpeng masih memprioritaskan versi 'setir kiri'.

"Responsnya bagus sekali ya karena GX ini tiga baris 6-seater. Kalau pelanggan minat GX, kami masih eksplorasi seberapa lama pelanggan harus menunggu," kata Hari.

Ia menyampaikan, prinsipal Xpeng di Tiongkok tengah mengkaji peluang produksi versi setir kanan, termasuk menghitung estimasi waktu inden agar pengiriman unit ke Indonesia dapat dipastikan secara tepat dan tidak mengecewakan konsumen.