Setelah Lombok, Motor Listrik GESITS Bakal Digeber ke Aceh dan Papua

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Motor listrik GESITS touring jarak jauh sampai 3.000 kilometer, Jakarta-Lombok. Foto: GESITS BSJP
zoom-in-whitePerbesar
Motor listrik GESITS touring jarak jauh sampai 3.000 kilometer, Jakarta-Lombok. Foto: GESITS BSJP

Bersama Kang Maman Suparman anggota komunitas GRID atau GESITS Rider Indonesia, motor listrik anak bangsa membuktikan diri sanggup jelajah jarak jauh.

Ya belum lama ini GESITS merampungkan touring 3.000 kilometer, atau jarak pulang pergi Jakarta-Mataram. Perjalanan dilakukan sepanjang 14-23 Agustus 2021.

Trihari Agus Riyanto, Direktur Keuangan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) mengapresiasi inisiatif dari Kang Maman, dan dengan komunitas GRID.

kumparan post embed

"Kami dari WIMA mendukung perjalanan ini dengan support cadangan baterai yang dibawa di motor tersebut," ucapnya kepada kumparan, Rabu (25/8/2021).

Selama touring kali ini, kata Trihari, pengecasan baterai tak ada kendala. Namun karena perjalanan agak panjang, sparepart yang diganti hanya vanbelt saja.

"Ini juga bukan karena kerusakan, tapi untuk berjaga-jaga saja supaya aman di jalan," ucapnya.

Dubes LBBP RI Dakar Dindin Wahyudin saat peluncuran motor listrik anak bangsa GESITS di Senegal, Afrika Barat, Selasa (8/6). Foto: KBRI Dakar

Siap-siap Aceh dan Papua

Sebelumnya kata Trihari, pihak WIMA juga pernah melakukan touring Jakarta-Bali, dan semuanya lancar dan tidak banyak permasalahan di jalan.

Ini dilakukan selain untuk mengenalkan GESITS, sekaligus uji ketahanan di jalanan Indonesia, yang mempunyai karakter jalan yang berbeda dengan negara lain.

"Sehingga EV GESITS ini sudah disesuaikan dengan karakter driver serta kondisi jalan di Indonesia," ucapnya.

Motor listrik GESITS touring jarak jauh sampai 3.000 kilometer, Jakarta-Lombok. Foto: GESITS BSJP

Pada tahap berikutnya, GESITS akan menjelajah Indonesia wilayah Barat (Aceh), dan ke wilayah timur (Papua).

"Agar produk karya anak bangsa ini bisa mengaspal ke seluruh pelosok Indonesia. Mohon doanya," tutur Trihari.