Shell Indonesia Resmikan Pabrik Gemuk di Bekasi, Menperin Dorong Ekspor

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pabrik gemuk Shell di Marunda. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pabrik gemuk Shell di Marunda. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

PT Shell Indonesia resmi mengoperasikan fasilitas Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) pertamanya di Indonesia yang berlokasi di kompleks Pabrik Pelumas (Lubricants Oil Blending Plant/LOBP) Marunda, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Fasilitas baru dengan kapasitas produksi mencapai 12 kiloton per tahun tersebut melengkapi operasional LOBP Marunda yang sebelumnya telah mengalami ekspansi kapasitas hingga 300 juta liter pelumas per tahun.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut positif pengoperasian fasilitas manufaktur ini sebagai langkah strategis memperkuat basis rantai pasok industri nasional.

Pabrik gemuk Shell di Marunda. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

"Kami menyambut baik peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk Shell di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat basis manufaktur Indonesia. Investasi ini dipercaya dapat mendukung kebutuhan berbagai sektor industri seperti manufaktur, pertambangan, transportasi, dan kegiatan industri lainnya yang terus bertumbuh," ujar Agus saat meresmikan fasilitas tersebut, Selasa (15/9).

Agus menambahkan bahwa pemerintah memberikan apresiasi tinggi terhadap investasi bernilai tambah tinggi yang mampu menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Pabrik gemuk Shell di Marunda. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

"Ke depan, kami berharap perjalanan GMP Marunda tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pasar domestik. Seiring dengan kapasitas produksi dan daya saing yang semakin kuat, kami berharap Indonesia dapat berkembang menjadi bagian dari basis produksi regional Shell," tegasnya.

Global Executive Vice President Shell Lubricants, Jason Wong, mengungkapkan bahwa investasi ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pasar dan pertumbuhan industri di Tanah Air.

"Dengan memperkuat kapabilitas manufaktur lokal, kami meningkatkan ketahanan pasokan sekaligus menjadikan produk dan keahlian kami lebih dekat kepada pelanggan. Investasi ini juga menegaskan komitmen jangka panjang kami," kata Jason.

Pabrik gemuk Shell di Marunda. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Sementara itu, President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia, Andri Pratiwa, menyebutkan bahwa kehadiran pabrik gemuk ini ditujukan untuk merespons lonjakan permintaan solusi pelumasan sektor industri.

"Kehadiran Pabrik Manufaktur Gemuk Shell memampukan kami untuk mendukung pelanggan dengan menghadirkan produk gemuk sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kinerja operasional di berbagai sektor industri," jelas Andri.

Fasilitas GMP Marunda dibangun menggunakan teknologi mutakhir seperti contact reactor guna mengoptimalkan fleksibilitas serta efisiensi operasional selama proses manufaktur berlangsung.

Pabrik gemuk Shell di Marunda. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Pabrik ini difokuskan untuk memproduksi lini produk gemuk (grease) merek Shell Gadus yang diperuntukkan bagi aplikasi komponen kritis seperti bearings dan gears dalam beragam format kemasan.

Pembangunan GMP Marunda yang telah dimulai sejak 2024 ini tercatat sebagai salah satu pabrik manufaktur gemuk terbesar yang dimiliki dan dioperasikan secara mandiri oleh Shell di tingkat global.