Simak, Cara Mudah Ganti Oli Gardan pada Motor Matik dari Rumah

kumparanOTOverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tahapan ganti oli gardan Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Tahapan ganti oli gardan Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Siapa bilang merawat komponen sepeda motor kesayangan harus datang ke bengkel? Ada beberapa perawatan motor yang masih bisa dilakukan sendiri di rumah, apalagi saat kebijakan stay at home untuk mencegah penyebaran virus sekarang ini.

Nah, salah satu komponen motor yang bisa dirawat di rumah yaitu penggantian oli gardan atau oli transmisi. Pada motor matik, cairan pelumas ini berperan penting untuk performa CVT.

Jika terlambat mengganti oli gardan akan membuat timbulnya bunyi bising di area CVT. Ini diakibatkan dari adanya gesekan yang tak wajar antar komponen.

Untuk pemakaian sehari-hari, idealnya bisa mengganti oli gardan bersamaan dengan oli mesin.

Oli gardan motor matik Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

“Oli gardan bisa diganti setiap 8.000 km sekali. Kalau enggak mau repot, bisa gunakan perbandingan 2:1. Artinya, setiap dua kali ganti oli mesin itu harus diganti juga oli gardannya,” kata Kepala Mekanik Yamaha Mutiara Bukit Indah Tangerang, Endang, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Nah, jika periode oli gardan kebetulan sudah harus diganti, berikut langkah mudahnya seperti yang dituturkan Kepala Bengkel AHASS Todo Stanley kepada kumparan, Kamis (26/3). Simak selengkapnya.

  1. Siapkan oli gardan sesuai dengan spesifikasi motor dan rekomendasi bengkel resmi.

  1. Posisikan motor di permukaan yang rata dan standar tengah agar proses penggantian lebih mudah.

  1. Pastikan mengetahui posisi lubang buang dan lubang isi oli gardan yang terletak di area pojok kanan bawah CVT.

Posisi lubang ganti oli gardan Foto: Bagas Putra Riyadhana
  1. Siapkan wadah penampung oli lama. Lepas baut lubang buang dan baut lubang isi dengan kunci T ukuran 10 dan amankan baut serta ringnya.

  1. Lalu biarkan oli terkuras. Jika tetesan sudah sedikit, miringkan motor sampai sekitar 45 derajat 2-3 menit sampai tetesannya berhenti, baru tutup lagi baut lubang buang.

  1. Tidak perlu disemprot angin kompresor karena semprotan mengandung air sehingga bisa membuat ruang oli berkarat.

  1. Buka tutup botol oli dengan menggunting ujungnya dan tuangkan oli ke lubang isi sampai habis.

  1. Saat terisi sekitar 120 ml pasti akan luber. Nah saat luber itu langsung cepat tutup. Jika perlu pakai seal tape supaya tidak rembes.

“Lalu kencangkan baut lubang isi secukupnya, jangan terlalu kencang karena baut bisa aus karena terkikis dratnya,” ujarnya.

Jangan lupa untuk tidak membuang sembarangan oli bekas. Simpan oli dalam wadah khusus seperti botol plastik bekas dan bisa dititipkan ke bengkel terdekat untuk membuang limbah.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

collection embed figure