Solusi Bawa Helm Sendiri Tanpa Ditenteng saat New Normal

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke helm penumpang ojek online di kawasan Jl. Kendal, Jakarta, Senin (8/6). Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke helm penumpang ojek online di kawasan Jl. Kendal, Jakarta, Senin (8/6). Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Pengguna ojek online (ojol) diberikan dua pilihan saat memakai layanan tersebut pada masa pandemi corona. Bisa pakai helm bawaan driver yang rutin disterilisasi atau menggunakan helm sendiri.

Pilihan kedua sebenarnya dianjurkan, karena lebih bisa memastikan helm sendiri bersih dan higienis. Apalagi tidak dikenakan orang lain.

Pengemudi ojek online menurunkan penumpang di kawasan Jl. Kendal, Jakarta, Senin (8/6). Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Hanya saja perilaku ini harus dibayar dengan menentengnya kemana-mana. Belum lagi bagi Anda yang menyambung perjalanan dengan transportasi umum, bisa disulitkan untuk menyimpannya.

Melihat hal ini, DeRide Official Store, gerai helm dan apparel Alpinestars di bilangan Radio Dalam, Jakarta Selatan punya solusinya. Mereka menjual tas Alpinestars dengan jaring penyimpanan helm atau helmet carrier.

"Jadi jenisnya backpack untuk sehari-hari dan tersedia bermacam-macam kapasitas penyimpanan, helmet carrier-nya sudah tersedia di tas, bukan tambahan," buka Brand Technical DeRide Official Store, Irwansyah saat dihubungi kumparan, Kamis (11/6).

Tas Alpinestars Tech Aero Foto: dok. Riders Discount

Ada tiga macam backpack yang disediakan. Pertama Alpinestars Force Backpack berkapasitas 25 liter. "Bahannya nilon, dilengkapi kantung laptop 15 inci, kantung water bladder, dan cover waterproof," lanjut Irwansyah.

Secara ukuran tas ini memiliki dimensi yang besar dan memanjang, sehingga selain untuk beraktivitas rutin, juga cocok dibawa tracking.

Tas Alpinestars Force Foto: dok. Motocard

Pilihan kedua cocok bagi Anda yang butuh kapasitas penyimpanan lebih besar. Sebab Alpinestars Orbit Backpack kapasitasnya mencapai 35 liter, dengan fitur serupa tas sebelumnya.

Adapun tas yang ketiga yang menurut kami paling sesuai, bilamana kebutuhannya sebagai tas utama penunjang kerja. Ukurannya kompak tidak terlalu besar dan kecil.

Tas Alpinestars Orbit Foto: dok. DeRide

Namanya Alpinestars Tech Aero Backpack. Fiturnya masih sama seperti tadi, tapi berbahan polyester dan kapasitasnya 18 sampai 24 liter. Modelnya juga menjamin aerodinamika karena mengurva, sehingga cocok dibawa riding baik sebagai pembonceng atau pengendaranya.

Tas Alpinestars Tech Aero dengan helmet carrier Foto: dok. Alpinestars

Nah untuk menaruh helm, cukup keluarkan helmet carrier yang ada di dalam helm. Lalu sangkutkan pada pengait yang tersedia.

Helm yang disimpan bisa openface atau fullface. Cuma memang setelah ditambah helm nantinya bawaan Anda jadi lebih banyak dan menonjol ke belakang.

Tas Alpinestars Tech Aero dengan helmet carrier Foto: dok. Alpinestars

Bila mengacu laman resmi Alpinestars, ketiganya dibanderol mulai dari Rp 2,4 sampai 2,8 juta (mengikuti nilai tukar mata uang 11 Juni 2020).

Sementara saat sudah masuk ke Indonesia ada selisih lebih tinggi karena ongkos importasi. "Tas Alpinestars tersebut harganya Rp 2,4 juta sampai Rp 3,1 juta," tuntas Irwansyah.

collection embed figure

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.