Solusi Hilangkan Penyakit Gredek di CVT Motor Matik

13 Agustus 2021 17:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi pembongkaran dan upgrade CVT motor matik. Foto: Vatrick Garage
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembongkaran dan upgrade CVT motor matik. Foto: Vatrick Garage
ADVERTISEMENT
Bukan rahasia umum lagi penyakit utama yang sering dialami motor matik adalah CVT (Continuously Variable Transmission)-nya getar alias gredek. Gejala tersebut terasa ketik akselerasi awal atau saat memuntir gas di putaran mesin rendah.
ADVERTISEMENT
Bahkan penyakit tersebut bukan cuma terjadi di motor yang usianya lama, namun motor yang baru turun dari diler, gejala gredek sudah terasa.
Sekadar informasi, gejala getar muncul disebabkan beberapa hal, mulai dari kondisi lingkungan yang berdebu atau lumpur sehingga kotoran mengendap di bagian mangkok ganda CVT.
Selain itu, bisa juga disebabkan karena gemuk (grease) yang sudah habis. Jika sudah begini bukan cuma getar saja namun tarikan motor juga akan terasa berat.
Muhammad Vawzhi, pemilik Vatrick Garage di bilangan Tangerang Selatan punya solusi menghilangkan gredek pada motor matik. Biayanya tergolong terjangkau cukup Rp 200 ribu saja.
Ilustrasi pembongkaran dan upgrade CVT motor matik. Foto: Vatrick Garage
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembongkaran dan upgrade CVT motor matik. Foto: Vatrick Garage
"Kita jamin enggak gredek lagi. Biaya segitu kita pakai metode kustom bagian mangkoknya dilubangi. Ini fungsinya agar kotoran tidak menumpuk di dalam mangkok, dan keluar di luarnya," kata Vawzhi kepada kumparan, Senin (9/8/2021).
ADVERTISEMENT
Selanjutnya adalah mengganti per CVT besar dengan spesifikasi 1.500 rpm. Umumnya motor matik 125 sampai 150 cc dalam keadaan standar menggunakan ukuran 900-1000 rpm.
"Tujuan diganti per CVT besarnya ke 1.500 rpm supaya tekanan bawahnya sedikit keras. Ini bisa bikin enggak gredek dan juga meningkatkan akselerasi awal," pungkasnya.
Cover CVT Honda Vario 125 yang sudah  dilepas Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Cover CVT Honda Vario 125 yang sudah dilepas Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Rpm yang dimaksud adalah satuan rotasi per menit layaknya membaca spesifikasi mesin. Ini karena tingkat kekerasan per tersebut menggunakan ukuran sesuai dengan putaran mesin, makanya tersedia per aftermarket mulai dari 1.000 sampai 3.000 rpm.
Sementara untuk per kopling CVT bengkel ini menyarankan untuk tetap dalam keadaan standar saja. Sebab jika diganti namun keadaan mesin belum dioprek yang ada justru mengalami penurunan performa.
ADVERTISEMENT
"Per kopling atau kita sebutnya per kecil diganti ketika motor sudah naik cc saja. Untuk motor standar, kita sarankan untuk kustom mangkok dan ganti per besar saja," imbuhnya.

Cuma 1 jam

Ilustrasi pembongkaran dan upgrade CVT motor matik. Foto: Vatrick Garage
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembongkaran dan upgrade CVT motor matik. Foto: Vatrick Garage
Bicara lama pengerjaan untuk mengatasi masalah gredek di CVT motor matik, bengkel ini bisa merampungkan dalam waktu 1 jam saja.
"Biasanya cukup 1 jam saja, tapi tergantung antrean juga sih. Jadi disarankan untuk datang agak pagian," pungkasnya.
Nah bagi yang ingin menggunakan mangkok aftermarket Vatrick Garage juga menyediakannya. Hanya saja memang untuk biayanya lebih mahal Rp 100 ribu.
"Masalah utama motor matik gredek di kotoran. Jadi memang kalau mau bebas dari gredek, selain dikustom, pemiliknya juga harus rajin melakukan servis berkala dan pembersihan di area CVT," ungkap Vawzhi.
ADVERTISEMENT
Bila berminat, bisa bertandang ke Vatrick Garage. Alamat: Jalan Villa Terusan Nomor 34, Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. Telepon: 0895-3464-41401.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020