Spesifikasi Bus Juragan99 yang Bakal Disulap Jadi Armada Klub Bola

18 Mei 2021 17:37
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bus Juragan99 yang akan digunakan klub sepak bola Rans Cilegon FC. Foto: instagram.com/juragan99
zoom-in-whitePerbesar
Bus Juragan99 yang akan digunakan klub sepak bola Rans Cilegon FC. Foto: instagram.com/juragan99
ADVERTISEMENT
Taipan asal Malang sekaligus pemilik perusahaan otobus atau PO Juragan99 Trans, Gilang Widya Pramana menghibahkan bus untuk klub sepak bola yang digawangi Raffi Ahmad.
ADVERTISEMENT
Nantinya bus dengan livery serba hitam dan merah tersebut akan mendapatkan seragam baru, sesuai identitas klub Rans Cilegon FC. Sayangnya belum diketahui mencakup ubahan interior atau tidak.
Sebagaimana sebuah alat transportasi, bus yang menjadi armada klub sepak bola digunakan untuk mengangkut pemain beserta manajemen tim saat bertandang ke kandang lawan.
Beberapa klub bola Indonesia sudah memiliki armada busnya masing-masing. Seperti Persib Bandung yang pakai bus Hino RN285 dibalut bodi Legacy SR2 HD Prime.
Kemudian Bali United dan Sriwijaya FC yang juga pakai spesifikasi bus serupa. Adapun Persita Tangerang pakai Mercedes-Benz OH 1526 dengan bodi Avante H7 besutan Tentrem.

Bus pakai sasis dan mesin Mercedes-Benz OH 1626

Balik lagi ke bus Juragan99, spesifikasinya pakai sasis dan mesin Mercedes-Benz OH 1626. Platform ini termasuk yang laris dan sering diandalkan para pengusaha bus.
ADVERTISEMENT
Keunggulannya tidak mengusung per daun, melainkan sudah pakai suspensi udara, sehingga siapa saja yang duduk di dalam bus akan merasakan kenyamanan. Dan utamanya anti kriyet-kriyet!
Ini lantaran balon karetnya mampu meredam getaran lebih baik ketika melintasi jalan keriting atau rusak.
Bus Juragan99. Foto: instagram.com/juragan99trans
zoom-in-whitePerbesar
Bus Juragan99. Foto: instagram.com/juragan99trans
Kemudian sasisnya tergolong space frame sehingga bentuknya bisa disesuaikan kebutuhan. Dalam artian, bus dapat dimodifikasi area bagasinya lebih lapang.
"Wheelbase-nya tiga meter, nanti dipotong dan disambung rangka baja lagi makanya enggak ada sasis yang melintang di tengah, sehingga disebut space frame," terang Deputy Director Bus & Van Sales Operation Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DVCI) Adri Budiman kepada kumparan.
Mercedes-Benz OH 1626 mengandung arti ketika sudah dijadikan bus, punya kapasitas angkut maksimal 16 ton, dan tenaga maksimal yang mampu diproduksi mesin pada area buritan sebesar 260 dk.
Sasis bus Mercedes-Benz OH 1626. dok. Mercedes-Benz
zoom-in-whitePerbesar
Sasis bus Mercedes-Benz OH 1626. dok. Mercedes-Benz
Lanjut spesifikasinya pakai mesin Mercedes-Benz OM 906 LA 6.374 cc 6-silinder injeksi dengan turbocharger dan intercooler. Tenaga 260 dk diraih pada putaran 2.200 rpm.
ADVERTISEMENT
Sementara torsi maksimalnya 950 Nm dicapai pada 1.200 hingga 1.600 rpm. Pilihan transmisinya manual 6-percepatan atau matik 6 langkah percepatan maju. Kecepatan maksimumnya 120 km/jam dan tangkinya sanggup menenggak 300 liter solar.
Sasis bus Mercedes-Benz OH 1626. dok. Mercedes-Benz
zoom-in-whitePerbesar
Sasis bus Mercedes-Benz OH 1626. dok. Mercedes-Benz
Karena kemampuannya itu, sasis Mercy ini kerap dijadikan tumpuan bodi bus dek tinggi. Makanya bus Juragan99 menggunakan bodi Super High Deck (SHD) 3+ besutan karoseri Adi Putro yang bermarkas di Malang, Jawa Timur.
Bus Juragan99. Foto: instagram.com/juragan99trans
zoom-in-whitePerbesar
Bus Juragan99. Foto: instagram.com/juragan99trans
Secara keseluruhan bus punya lebar 2.500 mm, panjang 12.000 mm, dan tinggi 3.850 mm. Pada bagian depan, bus pakai double glass yang dipisahkan separator dan sering disebut sebagai topi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020