Strategi Astra Otoparts Ekspansi Bisnis Komponen dan Ekosistem EV

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komponen besutan Astra Otoparts. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komponen besutan Astra Otoparts. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparan

Astra Otoparts tengah berupaya mendiversifikasi produk komponen otomotif ke sektor kendaraan listrik. Hal ini dilakukan sebagai upaya adaptasi dan transisi popularisasi jenis kendaraan ini yang semakin masif.

Direktur Astra Otoparts Sophie Handili mengungkapkan, seiring dengan perkembangan pasar otomotif dan kendaraan listrik, perusahaan juga menambah produk komponen baru sesuai dengan transformasi dan implementasi teknologi industri 4.0.

"Seiring dengan perkembangan EV, komponen-komponen yang kami produksi tidak hanya komponen ICE (Internal Combustion Engine), meskipun banyak sekali komponen ICE juga yang masih resilient terhadap EV, tapi kami juga ikut berpartisipasi untuk menciptakan komponen yang terkait betul pergerakan bisnis ini," katanya di Astra Media Day di Jakarta, Selasa (23/9).

Astra, sebagai pemain utama di industri otomotif Indonesia, mendukung akselerasi elektrifikasi di sektor otomotif, seperti memperkenalkan berbagai jenis kendaraan ramah lingkungan, termasuk kendaraan hybrid dan listrik. Foto: Dok. Astra

Dalam paparannya sejumlah komponen yang ada di kendaraan konvensional dan masih bisa diaplikasikan ke kendaraan listrik adalah aki, driveshaft, set komponen pengereman, satu unit lampu depan-belakang.

Adapun yang lebih spesifik dan merupakan pengembangan komponen baru mencakup saluran udara (ducting) pendingin ke baterai tegangan tinggi untuk mobil hybrid, hose cooling inverter & motor, hybrid damper, battery case, cover motor unit, dan EV battery box.

"Selain dalam bentuk komponen, kami juga masuk ke dalam infrastruktur EV melalui penyediaan stasiun pengisian daya melalui Astra Otopower dan juga alat pengisian dayanya sendiri dalam perusahaan merek Altro," lanjutnya.

Astra Otoparts di Astra Media Day di Jakarta, Selasa 23 September 2025. dok. Alvian Yoga/kumparan

Fasilitas charging tersebut memiliki kapasitas isi daya super cepat hingga 240 kW. Sedangkan satu komponen lain yang disebutkan terakhir berupa basic wall-mount charger berdaya 7 kW yang dipasang untuk kebutuhan pengisian di rumah.

"Hingga tahun 2025 ini lebih dari 40 charging station Astra Otopower telah kami operasikan. Dan yang paling baru kolaborasi dengan PLN menghadirkan charger Altro yang kami pasangkan langsung di tiang listrik PLN," tambahnya.

Astra Otoparts di Astra Media Day di Jakarta, Selasa 23 September 2025. dok. Alvian Yoga/kumparan

Lebih lanjut dalam data perusahaan, produk Astra Otoparts tak cuma diniagakan dalam negeri, melainkan telah merambah pasar ekspor ke lebih dari 50 negara. Secara komposisi didominasi pasar Asia 59,6 persen, Timur Tengah 30,7 persen, Eropa 4,7 persen, Afrika 3 persen, dan Amerika Latin 2 persen.

Adapun secara profil perusahaan, Astra Otoparts yang menjadi grup komponen otomotif terbesar di Indonesia, telah menjadi pemasok untuk 50 pabrikan otomotif termasuk di luar grup Astra baik roda empat, dua dan komersial, serta memasok untuk 5 perusahaan perdagangan.

"Kami juga punya jaringan ritel yang kuat didukung lebih dari 15 ribu outlet yang menunjang Jakarta, Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sampai Kalimantan dan Sulawesi. Kami juga telah ekspor melalui divisi internasional ke lebih 50 negara," tuntasnya.

***

Laporan: Alvian Yoga