Suzuki Indonesia Bidik Ekspor 30 Ribu Unit Fronx hingga 2027

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampilan Suzuki Fronx yang meluncur di Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan Suzuki Fronx yang meluncur di Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparan

Suzuki Fronx kini jadi komoditas ekspor baru bagi PT Suzuki Indomobil Motor (SIM). SUV Crossover yang dibuat di Cikarang itu memulai aktivitas pengiriman ke negara-negara kawasan Asia Tenggara per Selasa, 18 November.

Presiden Direktur PT SIM, Minoru Amano mengatakan ekspor perdana Suzuki Fronx juga menandai keberlangsungan eksistensi pabrikan di Indonesia selama 55 tahun. Wujud dedikasi, inovasi berkelanjutan, dan kerja sama erat dengan pemerintah Indonesia.

"Pencapaian ini adalah hasil dari perjalanan panjang sejak tahun pertama kami di Indonesia pada 1970. Kami tumbuh dengan basis produksi domestik yang kuat, berjalan berdampingan dengan masyarakat Indonesia," buka Amano di Suzuki Cikarang Plant, Jawa Barat.

Selain itu, seremoni dimulainya pengkapalan Suzuki Fronx ke luar negeri sekaligus menunjukkan kemampuan PT SIM memproduksi kendaraan dengan standar kualitas Suzuki Global yang diterima banyak negara dan meningkatkan daya saing internasional.

Seremoni penyerahan perdana 55 unit Suzuki Fronx kepada konsumen di Jakarta, Sabtu (5/7/2025). Foto: Sena Pratama/kumparan

“Langkah maju ini menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara,” imbuh Amano.

Adapun, ekspor Suzuki Fronx dilakukan dengan dua skema yakni wujud utuh atau completely built up (CBU) dan terurai atau completely knocked down (CKD). Jenama Jepang ini mematok target pengiriman hingga 30 ribu unit hingga tahun 2027.

Rinciannya, total angka ekspor tahunan dapat menyentuh 10 ribu unit ke berbagai negara ASEAN seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Kontribusi yang dihasilkan mencapai 30 persen dari total ekspor kendaraan roda empat Suzuki Indonesia.

Detail tampilan luar dan dalam Suzuki Fronx GX. Foto: Sena Pratama/kumparan

"Dengan total investasi lebih dari Rp 22 triliun, kami terus tumbuh bersama bangsa ini dan lebih dari 4.700 karyawan Indonesia menunjukkan semangat, keterampilan, dan kerja keras mereka setiap hari," terang Amano.

Nilai total investasi tersebut sebagian direalisasikan dalam bentuk fasilitas pabrik di Tambun dengan kapasitas produksi 92 ribu unit per tahun (Tambun 2) dan di Cikarang Plant dengan kapasitas produksi 107 ribu unit mobil per tahun.

Kegiatan ekspor Suzuki yang telah diinisiasi sejak 1993 telah membukukan angka lebih dari 800 ribu unit mobil dan 1,5 juta sepeda motor, yang telah menyasar ke lebih 100 negara tujuan di Asia, Amerika Latin, Eropa, dan Oceania.